Dibacok Yohanes di Cumbi - Manggarai , Dua Jari Tangan Kiri Putus dan Lengan Kanan Robek

Yohanes Harum,warga Dusun Cumbi, Desa Cumbi, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Selasa (25/4/2017) sore membacok Ignasius Ranuk, warga Desa Poco L

Laporan Wartawan Pos Kupang, Aris Ninu

POS KUPANG.COM, RUTENG -- Yohanes Harum,warga Dusun Cumbi, Desa Cumbi, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Selasa (25/4/2017) sore membacok Ignasius Ranuk, warga Desa Poco Lingkang, Kecamatan Ruteng di kebun cengkeh miliknya.

Korban dibacok dengan parang sehingga dua jari tangan bagian kiri putus, lengan tangan kanan dan bagian dada korban terluka.
Kasus pembacokkan ini dipicu masalah masalah sepele saja.

Pasalnya, pelaku tidak terima korban dan rekannya ketika mau ke pekuburan umum di Cumbi melintasi kebun cengkehnya dan tidak melewati jalan raya.

Selain itu, korban pun kesal karena Senin (24/4/2017) sore korban dan rekannya sempat mengancam pelaku dengan parang di Kampung Cumbi tepatnya di pekuburan umum.

Pelaku rupanya semakin kesal saat,Selasa (25/4/2017) sore korban sempat dihadang oleh pelaku agar tidak melintasi di kebun cengkehnya. Namun teguran pelaku tidak digubris tapi malah pelaku sempat dicaci maki oleh korban.

Tak puas dicaci maki pelaku emosi dan mengayunkan sebilah parang ke arah tubuh korban yang mengakibatkan korban terluka parah.

Disaksikan Pos Kupang di lokasi kejadian di Kampung Cumbi, Selasa (25/4/2017) sore, anggota Polres Manggarai dipimpin Kapolres Manggarai, AKBP Marselis Sarimin langsung terjun ke lokasi begitu mendapat laporan dari Kades Cumbi, Paulus Kantur kalau ada terjadi tindak pidana di Cumbi.

Kapolres Marsel bersama anggotanya langsung ke Kampung Cumbi dan bertemu keluarga pelaku serta membawa pelaku pembacokkan ke Mapolres Manggarai guna diperiksa.

Kapolres Marsel pun memberikan imbauan agar warga jangan terprovokasi karena polisi sudah bekerja dan melakukan penanganan.

Usai bertemu keluarga pelaku, Kapolres Marsel pun ke rumah korban dan meminta semua pihak tetap tenang dan mempercayai polisi bekerja.

Hal yang sama pun dilakukan Kapolres Marsel dengan mengunjungi korban dan keluarga di UGD RSUD BLUD Ruteng.

"Saya minta semua pihak tenang dan jangan melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri. Polisi sudah bekerja dan jangan ada tindakan pidana lagi dengan main hakim sendiri,"kata Kapolres Marsel.

Korban yang menjalani perawatan sudah ditolong dengan oksigen dan lukanya sudah dijahit. Istri korban trauma dan pingsan di RSUD Ruteng. Saksi Roni yang bersama korban pun sempat trauma tapi ditenangkan keluarga.*

Penulis: Aris Ninu
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved