Nadya Riwu Kaho Suka Menari
Sejak masih duduk di bangku sekolah dasar remaja manis bernama Nadya Riwu Kaho, sudah suka menari. Entah dari lingkungan sekolah dan tempat tinggal se
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Sejak masih duduk di bangku sekolah dasar remaja manis bernama Nadya Riwu Kaho, sudah suka menari. Entah dari lingkungan sekolah dan tempat tinggal sekitarnya sehingga membuat Nadya, suka menari tarian tradisional dan modern.
Perempuan kelahiran Kupang pada 7 April 2000 ini kepada Pos Kupang, Jumat (21/4/2014) mengatakan, waktu masih di sekolah dasar mulai belajar menari. "Akhirnya saya jadi senang dan hobi menari," tutur buah hati dari pasangan Jonatan Riwu Kaho, dan Rosca Leonita ini.
Nadya senang menari tradisional karena menurutnya banyak orang yang melupakan tarian daerah. "Malu kalau orang luar lebih pintar membawa tarian NTT. Jadi saya ingin menunjukkan bahwa orang NTT juga punya tarian tradisional daerah sendiri, tidak hanya orang luar saja," ujarnya.
Selain menari, Nadya yang masih duduk di bangku XII SMA Negeri 1 Kupang ini juga hobi modelling.
Nadya menjadi seorang model sejak berusia 14 tahun. Kata Nadya, dari modelling ia bisa menghasilkan uang dan dapat banyak pengalaman serta pengetahuan yang lebih luas.
Bergabung dalam Timor Creative People (TCP), tutur Nadya, memberinya banyak wawasan dan saling memberikan masukkan.
"Di TCP tugasnya promosi tenun mulai foto shoot dengan etnik tenunan. Pokoknya bangga menjadi anak NTT," ujar Nadya, yang ingin menjadi psikolog.
Sebagai model, Nadya telah menorehkan berbagai prestasi, di antaranya Lima Besar Top Five Natasya Awards di Yogyakarta. Selain itu, juara satu Putri Kebaya Kupang tahun 2015 dan prestasi lainnya.
Agar terus menjaga profesinya yang tak hanya pelajar, tetapi juga model, Nadya harus menjaga tutur katanya. Karena banyak dilihat orang, maka ettitude dan sikap harus dijaga dengan baik. (yen)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/nadya-riwu-kaho_20170423_204233.jpg)