VIDEO: Drama Jalan Salib di Gereja Paroki St Paulus Bernuansa Batak

Drama Jalan Salib di Gereja Paroki St Paulus Pasar Merah, Medan Kota, Jalan HM Jhoni, Jumat (14/4/2017), dibuat dengan ciri khas adat Batak.

VIDEO: Drama Jalan Salib di Gereja Paroki St Paulus Bernuansa Batak
Tribun Medan/Arjuna Bakkara
Pemeran tentara Romawi melakukan adegan penyaliban terhadap pemeran Yesus pada prosesi jalan salib di Gereja Paroki St Paulus Pasar Merah, Medan Kota, Jalan HM Jhoni, Jumat (14/4/2017. 

POS KUPANG. COM, MEDAN - Drama Jalan Salib di Gereja Paroki St Paulus Pasar Merah, Medan Kota, Jalan HM Jhoni, Jumat (14/4/2017), dibuat dengan ciri khas adat Batak.

Ketua Panitia penyelenggara prosesi, Arung Paulus Oloan Sitanggaang, kepada www.tribunnews.com mengatakan, peristiwa jalan Salib ini sengaja dibuat dengan ciri adat Batak.

Kata pria berusia 48 tahun ini, tujuannya adalah memperlihatkan salah satu bentuk inkulturasi dari gereja Katolik dengan budaya Batak.

"Seperti kita lihat tadi, semuanya full memakai pakaian adat Batak dan bahasa Batak. Salah satunya, tujuan kita untuk melestarikan budaya Batak," ujarnya sambil menunjuk pemuda-pemuda OMK yang mengenakan pakaian adat Batak.

Ratusan umat, khususnya Orang Muda Katolik (OMK) bagai tentara Romawi memperagakan adegan ketika mencambuk Yesus yang dipaksa memikul salib.

Terlihat, iring-iringan mengenakan pakaiaan dan bahasa Batak.

Prosesi tersebut dipimpin Pastor Frans Borta Rumapea.

Dia berpesan, melalui jalan Salib itu kiranya umat terus memedomani penderitaan Yesus.

Walaupun dalam kesulitan, tetap pada hati dan pikiran yang kuat dalam menjalani hidup.

Katanya, prosesi itu sengaja dibawakan dalam nuansa batak supaya umat tetap mencintai kebatakannya.

Terpantau, dalam drama itu Yesus terus diarak dengan cambukan dan makian oleh tentara Romawi yang memimpin penyaliban.

Pemeran Maria pun berkali-kali menangis tak kuasa melihat penderitaan anaknya Yesus hingga penyaliban.

Saksikan videonya.

(*)

Editor: Agustinus Sape
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved