Kamis, 28 Mei 2026

Komunitas Mahasiswa FH Undana Kupang, BIS MALAM Cara Santai Berdiskusi

IS MALAM alias Bincang-Bincang Santai MALAm Minggu merupakan wadah yang baru saja dibentuk.

Tayang:
Editor: Agustinus Sape
POS KUPANG/NOVEMY LEO
Ketua BEM Fakultas Hukum Undana Kupang, Mardian Putra Frans (kedua dari kanan depan) bersama komunitas BIS MALAM FH UNDANA Kupang sebelum berdiskusi di Taman nostalgia Kupang, Sabtu (8/4/2017) 

POS KUPANG. COM - BIS MALAM alias Bincang-Bincang Santai MALAm Minggu merupakan wadah yang baru saja dibentuk oleh pengurus BEM dan BLEM Fakultas Hukum Undana Kupang-NTT, akhir Maret 2017 lalu.

Bis malam menjadi wadah mahasiswa menyalurkan aspirasi serta membicarakan berbagai isu menarik di tingkat daerah, naisonal maupun internasional, secara santai bersama dengan para dosen, alumni serta pihak terkait lainnya.

Ketua BEM Fakultas Hukum Undana Kupang, Mardian Putra Frans Padji, ditemui usai kegiatan Bis Malam, Sabtu (8/4/2017) lalu, mengatakan, BIS MALAM dicetuskan oleh BEM dan Kepala Laboratorium Fakultas Hukum Undana, Husni Kusumadinata, sekitar akhir Maret 2017 lalu.

Ketua BEM Fakultas Hukum Undana Kupang, Mardian Putra Frans (tengah) bersama komunitas BIS MALAM FH UNDANA Kupang dan alumni, Ansi R Rihi dara, SH (pakai selendang), sebelum berdiskusi di Taman nostalgia Kupang, Sabtu (8/4/2017)
Ketua BEM Fakultas Hukum Undana Kupang, Mardian Putra Frans (tengah) bersama komunitas BIS MALAM FH UNDANA Kupang dan alumni, Ansi R Rihi dara, SH (pakaAlumni Fakultas Hukum Undana Kupang, Ansi R Rihi dara, SH (kanan), berbicang dengan komunitas BIS MALAM Fakultas Hukum Undana Kupang, di Taman nostalgia Kupang, Sabtu (8/4/2017). (POS KUPANG/NOVEMY LEO)

Saat itu, BIS MALAM menghadirkan alumni Ansi Rihi Dara,SH guna membicarakan soal isu kekerasan terhadap perempuan dan anak serta kekuatan LBH dalam menangani persoalan perempuan dan anak.

Hari itu BIS MALAM dihadiri Kintan Lau, Putri Intan Boekan, Ainaya, Jefan Hendrik, Melki, Mangara Silaban Ara, Imanuel Manu, Artista Loennanu, Diana Saudilla, Dewi Fortuna Megawati Dabadida, Ade Renaldy, Ibnu Tokan, Nia de Vinna, Sartika Pratiwi, Retno G Sasmnita, Seravina N Cornelis, Sandra Ninang, Benedicta Pukan, Jefri Lobo, Melkianus Dima, Nikson Bonlai.

Ketua BEM Fakultas Hukum Undana Kupang, Mardian Putra Frans (kedua dari kanan depan) bersama komunitas BIS MALAM FH UNDANA Kupang sebelum berdiskusi di Taman nostalgia Kupang, Sabtu (8/4/2017)
Ketua BEM Fakultas Hukum Undana Kupang, Mardian Putra Frans (kedua dari kanan depan) bersama komunitas BIS MALAM FH UNDANA Kupang sebelum berdiskusi di Taman nostalgia Kupang, Sabtu (8/4/2017) (POS KUPANG/NOVEMY LEO)

Menurut Mardian, dengan BIS MALAM para mahasiswa, dosen, alumni dan pihak lainnya bisa bertemu dan mendiskusikan berbagai isu menarik.

"Kami memprogramkan agenda BIS MALAM akan menghadirkan para alumni FH Undana Kupang. Dan kami harap kami bisa mendapat masukan berharga dari alumni guna peningkatan sumber daya kami implementasi ilmu di lapangan yang sudah dilakoni oleh para alumni di dunia kerja," kata Mardian.

Mardian juga akan menghadirkan dosen dan pihak terkait lain untuk berdiskusi sesuai tema yang akan mereka angkat setiap malam Minggu.

"Kami harap para alumni, dosen dan pihak terkait lainnya, yang kami undang dalam BIS MALAM bisa hadir dan berdiskusi bersama kami, mahasiswa FH Undana Kupang," kata Mardian yang berharap agar mahasiswa/i FH Undana Kupang juga bisa ikut berpartisipasi.

Sementara itu, Husni mengatakan, mahasiswa harus sering bertemu dan berdiskusi tentang berbagai hal agar bisa melatih kemampuan organisasi dan meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai berbagai hal. Dan kegiatan BIS MALAM bisa menjawab hal itu.

"Bagi saya, prinsipnya bicara ilmiah bisa dilakukan di mana saja. Bukan saja di kampus, tapi bisa juga di tempat yang lebih enak. Maka, saya tawarkan bagaimana jika kita bicara ilmiah itu berbentuk lesehan, di tempat yang menarik dan disukai anak muda. Dan kami kemudian memilih Taman Nostalgia untuk kegiatan BIS MALAM FH UNDANA," kata Husni.

Menurut Husni, pada kegiatan pertama BIS MALAM, mereka membicarakan tentang penguatan kapasitas dan kesadaran mahasiswa untuk berorganisasi dan saya menjadi pembicara pertama. Diskusi itu berlansung santai dan tidak kaku.

Husni berharap wadah BUS MALAM juga bisa jadi ajang pertemuan dan diskusi antara pengurus BEM, BLEM, mahasiswa, dosen, alumni dan pihak terkait lainnya, untuk membicarakan hal positif tentang isu-isu daerah, nasional dan internasional.

"Tujuannya, bagaimana mahasiswa bisa berkontribusi dalam merespon berbagai keadaan dan untuk bisa menjawab setiap persoalan kemasyarakatan, itu penting sekali. BIS MALAM menjadi wadah pertemuan antara mahasiwa, pengurus BEM, BLEM, dengan dosen, dengan alumni dan pihak lainnya," kata Husni.

Dekan fakultas Hukum Undana Kupang, Jhon Nome, SH, MH menyambut baik kegiatan BIS MALAM. "Kegiatan BUS MALAM, adalah kegiatan positif yang harus mendapat dukungan berbagai pihak terkait," kata John.

Ketua Ikatan Alumni (IKA) FH Undana Kupang, Emanuel Mali, SH, menyambut baik kegiatan BIS MALAM.

"Kami para alumni siap hadir ketika diminta berdiskusi di BIS MALAM," kata Eman. (novemy leo)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved