Kamis, 16 April 2026

Diduga karena Cuaca Buruk, Pesawat Caravan SAS Jatuh di Bukit Anem Papua

Namun mereka tak berani mendekat karena takut pesawat meledak. Belum diketahui bagaimana nasib Rio

Editor: Rosalina Woso
(Dok PT SAS)
Pesawat Cessna PK-FSO 

POS KUPANG.COM, JAYAPURA -- Pesawat Cessna jenis Grand Caravan PT Spirit Avia Sentosa (operator pesawat Cessna) dilaporkan jatuh di Bukit Anem, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua pada Rabu (12/4/2016) pukul 12.40 WIT.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal menuturkan, dari laporan sejumlah warga Kampung Kubibkop, Distrik Oklip, pesawat dengan nomor registrasi PK-FSO ini jatuh di atas Bukit Anem dengan ketinggian 6.400 kaki.

"Dari penuturan Kepala Kampung Kubikop, badan pesawat dalam keadaan tidak terbakar. Namun mereka tak berani mendekat karena takut pesawat meledak. Belum diketahui bagaimana nasib Rio," tutur Kamal.

Ia pun menyatakan, pesawat yang dipiloti Kapten Kompol Rio Pasaribu dari Bandara Tanah Merah, Boven Digul ke Pegunungan Bintang tak membawa penumpang namun hanya bahan makanan.

"Diduga pesawat jatuh karena faktor cuaca buruk. Tim gabungan TNI- Polri serta pihak Dinas Perhubungan Udara masih mengupayakan proses evakuasi melalui jalur udara menuju ke lokasi titik jatuh pesawat," ujar Kamal.

Ia menambahkan, proses pencarian pesawat SAS juga dilakukan melalui jalur darat dari Kabupaten Pegunungan Bintang. "Ada sekitar 60 personel tim gabungan yang dilibatkan untuk proses evakuasi ini," tambah Kamal.

Diketahui pesawat SAS lepas landas dari Bandara Tanah Merah pada pukul 11.44 WIT. Seharusnya pesawat itu tiba di Lapter Oksibil pukul 13.00 WIT. Namun pada pukul 12.40 WIT, pesawat hilang kontak. (Kompas.Com)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved