Ardian Kusuma: Akper -Belu Belum Pasti Bergabung dengan Unimor-TTU, Ini Alasannya

Akper Atambua belum bisa dipastikan bergabung atau merger dengan Universitas Timor meskipun sudah dilakukan penandatanganan MoU.

Ardian Kusuma: Akper -Belu Belum Pasti Bergabung dengan Unimor-TTU, Ini Alasannya
istimewa
Logo Akper Belu

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA - Meski sudah ada penandatanganan MoU antara Pemkab Belu dengan pihak Universitas Timor (Unimor) di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) serta dilakukan penyerahan aset, Akper Atambua belum bisa dipastikan bergabung atau merger dengan universitas tersebut.

Ketua tim yang juga staf Ditjen Kelembagaan Kementerian Dikti dan Riset, Ardian Kusuma, menyampaikan hal itu kepada wartawan di Kampus Akper Atambua Kamis (6/4/2017).

Dia mengatakan, pihaknya belum bisa memutuskan apakah Akper Atambua ini telah layak bergabung dengan Unimor karena kunjungannya saat itu hanya untuk melakukan verifikasi kelayakan.

"Kami belum bisa putuskan.Hasil verifikasi ini akan kami laporkan kepada pimpinan untuk memutuskan.

Dikatakannya, kunjungan hari ini bertujuan untuk memastikan data yang telah dilaporkan oleh pihak Akper Belu sesuai dengan kondisi rill di lapangan.

"Kita harus lakukan verifikasi. Soal merger dengan Unimor, tergantung pada hasil verifikasinya. Kalau hasilnya baik atau kurang, akan dilaporkan kepada pimpinan untuk memutuskan,” kata Ardian.

Direktur Akper Belu, Emerentiana Uduk mengatakan semua dokumen persyaratan verifikasi sudah disampaikan ke Kementerian Dikti dan Riset.

Dengan demikian, kehadiran tim saat ini bertujuan untuk memastikan kecocokan apa yang tertera dalam laporan persyaratan dengan kondisi rill Akper Belu saat ini.

"Semua data sudah kita sampaikan dan hari ini tim dari kementerian melakukan verifikasi," ujarnya. (*)


Orang (3)
Roy-Atambua
fredrikbau@yahoo.co.id

Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved