Kejurda Silat NTT Tahun 2017

Persiapkan Pesilat Menuju PORProv 2018

Seluruh kekuatan IPSi NTT sejak saat ini mulai berpikir dan mempersiapkan para atlet bisa meloloskan sebanyak mungkin pesilat hingga ke PON XX 2020

Persiapkan Pesilat Menuju PORProv 2018
ferry Ndoen
Ketua Umum Pengprov IPSI NTT, Ir. Andre Koreh, MT

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, ferry Ndoen

POS KUPANG.COM, KUPANG - Ketua Umum Pengprov IPSI NTT, Ir. Andre Koreh, MT meminta agar pesilat
bertandinglah penuh satria dengan tetap menjaga serta mengedepan nilai-nilai sportivitas dan persaudaraan, di Kejurda Pencak Silat antar Kabupaten/Kota se NTT tahu 2017.

Hal ini dikatakan Ir. Andre Koreh saat membuka Kejurda Pencak Silat antar Kabupaten Kupang se NTT, di Aula Ben Mboi, Kupang, Selasa (4/4/2017).

Kejurda Pencak Silat antar Kabupaten/Kota se NTT akan berlangsung 4-8 April 2017 dibuka Ketua Umum Pengprov IPSI NTT, Ir. Andre W Koreh, MT. Turut hadir Ketua Harian IPSI NTT, Dr. Johni Lumba, M.Pd, Wakil Ketua IPSI NTT, Dr. Johni Kiuk, M.Pd, dan sejumlah pengurus dan undangan yang hadir, Ketua Pertina NTT, David Radja, Sekum Pengprov Taekwondo NTT, Micky Natun, ST, MSc.

"Para wasit agar memberikan penilaian yang objektif. Nyatakan menang jika pesilatnya memang meraih kemenangan, dan nyatakan kalah jika memang atletnya kalah. Pesilat yang terbaik di kejurda akan digembleng dan dipersiapkan daerah masing- masing karena even kejurda menjadi pilar menuju ke Pekan Olahraga Provinsi (PORProv) tahun 2018," pesan Andre Koreh.

Andre yang juga Ketua Harian KONI NTT meminta agar seluruh kekuatan IPSi NTT sejak saat ini mulai berpikir dan mempersiapkan para atlet bisa meloloskan sebanyak mungkin pesilat ke Prakulaifikasi  PON tahun 2019 hingga PON XX tahun 2020 di Papua.

"Saya ingin pada PON XX tahun 2020 di Papua atlet silat NTT bisa mendulangh medali. Oleh karena itu, sejak saat ini seluruh sumber daya yang dimiliki IPSI NTT bersama seluruh pengca IPSI kabupaten/kota bersama seluruh elemen pencinta olahraga pencak silat agar bersatu padu bersama memikirkan kemajuan pencak silat NTT.

Pada pertandingan hari pertama kemarin, Selasa (4/4/2017), atlet pencak silat asal Kabupaten Belu, Emanuel Kehi tampil gemilang menumbangkan pesilat Fransiskus Fernandes asal Kabupaten Flores Timur

Pantauan Pos Kupang, pertandingan perdana antara pesilat Emanuel Kehi bertanding melawan pesilat Fransiskus Fernandes di kelas A putra dewasa berjalan sengit dalam tiga ronde.

Pertadingan dipimpin wasit Jhon, kedua pesilat saling menyerang namun pesilat Eman Kehi jauh unggul dalam pengumpulan poin.

Emanuel Kehi akhirnya menang tehnik (menang mutlak) setelah Fransiskus lawannya pada akhirnya menyerah pada ronde ketiga pasca pelatih dan ofisial membuang handuk di akhir ronde ketiga.

Sementara pertandingan kedua, pesilat Muhamad Narang asal Kabupaten Rote Ndao menang telak melawan atlet silat Zadrak Moi dari Kabupaten Kupang.

Pertadingan tiga ronde dipimpin wasit Sabdi Thung, Muhamad Narang mengungguli lawannya. Pada ronde pertama hingga ronde ketiga Narang beberapa kali menjatuhkan lawannya. Dalam pertandingan silat, nilai kejatuhan lawan merupakan poin tertinggi mengantongi poin lima.

Hingga berita ini diturunkan masih turun bertanding kelas A putra dewasa Jefri J Lena asal Kabupaten Sumba Tengah vs Wahyudin Muktar dari Kabupaten Alor. Ferdinan Tal asal Kabupaten Ngada vs Monse Noldus Hari dari Kabupaten Sabu Raijua.

Dan kelas B putra dewasa, Ramli Laaka (Kota Kupang vs Muhamad T Jamal asal Kabupaten Ngada, serta kelas C putra dewasa Achmad Kukuh asal Kota Kupang vs Yudiansyah Bapang asal Kabupaten Alor. (fen)

Ketua Umum Pengprov IPSI NTT, Ir. ANdre Koreh, MT usai menonton para atlet silat bertarung usai membuka Kejurda Pencak Silat antar Kabupaten/Kota se NTT tahun 2017, di Ala Ben Mboi, Jalan Basuki Rahmat, Kupang, Selasa (4/4/2017) malam
Ketua Umum Pengprov IPSI NTT, Ir. ANdre Koreh, MT usai menonton para atlet silat bertarung usai membuka Kejurda Pencak Silat antar Kabupaten/Kota se NTT tahun 2017, di Ala Ben Mboi, Jalan Basuki Rahmat, Kupang, Selasa (4/4/2017) malam (Ferry Ndoen)
Penulis: Ferry Ndoen
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved