Polda NTT Tangkap Penjudi Kupon Putih Berhasil Amankan Uang Rp 17 Juta

ditemukan barang bukti berupa lima HP, empat buku tabungan BCA, satu buku tabungan Bank NTT dan tiga buku Simpedes, tiga kartu ATM dan uang sejumlah

Polda NTT Tangkap Penjudi Kupon Putih Berhasil Amankan Uang Rp 17 Juta
hermina pello
POS KUPANG/HERMINA PELLO JUMPA PERS -Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda NTT, Kombes Pol Yudi AB Sinlaeloe didampingi Kabid Humas Polda NTT, AKBP Jules Abraham Abast di ruangan Ditreskrimum Polda NTT, Jumat (31/3/2017) 

POS KUPANG.COM, KUPANG - Selama bulan Maret 2017 anggota Direktorat Reskrim Umum (Ditreskrimum) Polda NTT menangkap lima orang penjudi kupon putih. Total barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan para penjudi KP sebesar Rp 17 juta lebih.

Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda NTT, Kombes Pol Yudi AB Sinlaeloe didampingi Kabid Humas Polda NTT, AKBP Jules Abraham Abast, di ruang Ditreskrimum Polda NTT, Jumat (31/3/2017) menjelaskan, dari lima orang yang ditangkap ada dua orang perempuan dan selebihnya laki-laki. Sampai saat ini ada satu tersangka yang menjadi DPO.

Yudi menjelaskan, MMFM alias mama Nona Ditangkap tim pemberantasan perjudian di Jalan Damai Oesapa tanggal 13 Maret dengan barang bukti uang sebesar Rp 2.406.000, HP, enam lembar kertas pembelian angka judi KP

MMFM ditangkap di rumahnya. Namun FM suaminya melarikan diri dari pintu belakang sehingga sampai saat ini masih DPO dan masih dilakukan pengejaran.

"Suaminya pada tahun 2016 juga ditangkap dengan kasus yang sama dan putusan lima bulan. Sebaiknya FM menyerahkan diri karena dia masih punya tanggung jawab anaknya," katanya
Tanggal 22 Maret, lanjutnya, dua tersangka kupon putih MAD dan AK diamankan dengan barang bukti Rp 410 ribu dan bukti lainnya. Dua orang itu ditangkap di Jalan Pahlawan.

Kemudian penangkapan lainnya tanggal 23 Maret dengan barang bukti Rp 14 juta. Awalnya ada indikasi penipuan dimana anggota menangkap DBD di rumah Marthen Lenggu di Batuplat.

Saat penangkapan tersebut ditemukan di dalam HP milik DB berupa pengiriman pesan SMS pasangan angka kupon putih dari ACA yang meminta DB menyetor uang pemasangan angka kupon putih hari sebelumnya yang belum dibayar.

"Setelah dilakukan interogasi DB mengakui bahwa pasangan angka KP dikirim kepada bandar ACA serta DAB alias Diana di Naikoten. DB lalu pergi ke rumah ACA untuk setorkan uang dan pada saat itu dua orang ini ditangkap.

Dari penangkapan ini ditemukan barang bukti berupa lima HP, empat buku tabungan BCA, satu buku tabungan Bank NTT dan tiga buku Simpedes, tiga kartu ATM dan uang sejumlah Rp 14.707.000

"Ada indikasi mengarah ke bandar besar. Kita kumpulkan bukti karena bandar kupon putih lihai," katanya.

Yudi menegaskan, jika ada anggota polisi yang mengaku membacking judi maka bisa dilaporkan ke satgas sehingga bisa ditangkap. "Siapapun anggota yang mengaku membacking dengan minta uang, silakan lapor kami akan proses, "tegasnya
Yudi menambahkan dalam rakor di Mabes Polri kasus judi juga akan diproses lanjut untuk pencucian uang. (ira)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved