Kepala Desa Dilarang Ambil Alih Tugas Perangkat Desa

Terkadang, setelah menduduki jabatan, seseorang lalu mengambil alih fungsi dari pejabat lainnya. Ini yang dilarang Bupati Manggarai Timur

Kepala Desa Dilarang Ambil Alih Tugas Perangkat Desa
Pos Kupang/Robert Ropo
PENYEMATAN--Bupati Matim, Yoseph Tote sedang menyematkan tanda jabatan kepada para kepala desa, Kamis (30/3/2017) 

Laporan wartawan Pos Kupang, Robert Ropo

POS KUPANG.COM, BORONG--Bupati Manggarai Timur (Matim), Drs. Yoseph Tote, M.Si meminta agar kepada enam puluh lima kepala desa (Kades) yang dilantik itu, agar tidak boleh mengambil alih tugas perangkat desa seperti sekertaris desa, bendahara desa dan kaur-kaur lainya.

Permintaan itu disampaikan bupati Tote saat melantik 65 Kades periode 2017-2023 yang berlansung di gedung Aula kantor Bupati Matim, Kamis (30/3/2017).

Hadir dalam pelantikan itu, ketua DPRD Matim, Lucius Modo, Wakil ketua I DPRD Matim, Filfridus Jiman, Wakil Ketua II DPRD Matim, Gorgonius D. Bajang beserta sejumlah anggota, Ketua TP PKK kabupaten Matim, Ny. Sun Maria Yosefina Tote, Sekda Matim, Matheus Ola Beda, Kapolres Manggarai, AKBP. Drs. Marselis Sarimin bersama ibu, Kapolsek Borong, Kompol Erik Say Nono bersama sejumlah anggota, para ibu Kades yang dilantik, sejumlah staf ahli bupati, sejumlah asisten Sekda, sejumlah kepala SKPD, para keluarga, tokoh agama, toko adat dan tokoh masyarakat.

ANGKAT SUMPAH--Para kepala desa yang dilantik sedang mengangkat sumpah jabatan, Kamis (30/3/2017)
ANGKAT SUMPAH--Para kepala desa yang dilantik sedang mengangkat sumpah jabatan, Kamis (30/3/2017) (Pos Kupang/Robert Ropo)

Bupati Tote mengatakan ingin mau menjadi Kades harus membutuhkan pengorbaan yang banyak, namun tidak boleh melanggar aturan yang ada.

Pembangunan harus berdasarkan perencanaan, kalau sudah terancana maka harus terukur, maka tentu terjadi perubahan. Merencanakan pembangunan harus berdasarkan RPMJdes harus berdasarkan pedoman, tidak boleh melanggar ketentuan ada. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved