Luapan Kali Benenain Rendam Ratusan Rumah Warga di Malaka Tengah dan Malaka Barat

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Malaka sejak Senin (27/3/2017) sore hinngga Selasa (28/3/2017) dini hari, menyebabkan air kali benenain meluap.

Luapan Kali Benenain Rendam Ratusan Rumah Warga di Malaka Tengah dan Malaka Barat
POS KUPANG/DION KOTA
Nampak genangan air luapan kali Benenain mengenangi halaman sebuah sekolah di Desa Naimana. 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Dion Kota

POS KUPANG.COM, BETUN -- Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Malaka sejak Senin (27/3/2017) sore hinngga Selasa (28/3/2017) dini hari, menyebabkan air kali benenain meluap.

Luapan air ini memasuki kawasan pemukiman dan merendam ratusan rumah warga di kecamatan malaka tengah dan malaka barat.

Maria Seuk (60) warga Dusun Koba di'in, Desa Naimana menceritakan, luapan air kali benenain mulai memasuki pemukiman pada Senin tengah malam. Luapan air kali benenain terus mengalir ke pemukiman warga dan merendam kawasan pemukiman hingga setinggi pinggang orang dewasa.

"Kami tidak tidur pak karena takut air terus datang dan semakin tinggi. Air naik sampai pinggang sekitar pukul 03.00 Wita," tutur Maria.

Cerita yang serupa diungkapkan Isto warga Desa Failuka. Dirinya menceritakan, pada Senin malam dirinya berada di rumah duka saat air luapan benenain mulai merendam desanya. Dirinya sempat kebingungan untuk mengamankan sepeda motornya karena air terus naik hingga diri hari.

" Saya sudah bingung melihat air yang terus naik. Saya takutnya air naik sampai rendam busi sepeda motor saya. Makanya saya cepat-cepat pindahkan sepeda motor saya ke tempat yang tinggi," cerita Isto.

Pantauan pos kupang di desa Naimana dan Failuka, Selasa (28/3/2017) air luapan kali benenain mulai surut dan saat ini ketingginya berfariasi mulai dari 10 cm hingga 50 cm.

Air yang surut meninggalkan lumpur setinggi hampir 20 cm. Selain merendam pemukiman warga, air luapan kali benenain juga merendam fasilitas umum seperti sekolah dan kebun warga. Akibatnya, tanaman kacang dan ubi kayu milik warga terancam gagal panen akibat rendaman air.*

Penulis: Dion Kota
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved