VIDEO: Penumpang Mobil Pick-Up Resmi Dijamin Jasa Raharja

Segenap angkutan umum yang memiliki kelengkapan izin dan resmi beroperasi secara otomatis sudah dijamin asuransinya oleh Jasa Raharja.

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Segenap angkutan umum yang memiliki kelengkapan izin dan resmi beroperasi secara otomatis sudah dijamin asuransinya oleh Jasa Raharja.

Jaminan yang diberikan untuk para penumpang, sopir dan knek dalam angkutan tersebut.

Angkutan Pedesaan dengan menggunakan pick-up berplat kuning yang direkomendasikan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten sudah dilindungi oleh Jasa Raharja, sehingga para penumpang tidak perlu khawatir ketika menumpangi kendaraan tersebut.

Misalnya Angkutan Pedesaan Pick Up berplat kuning dari Kabupaten Kupang yang mengangkut penumpang di kota Kupang, angkutan tersebut sudah dijamin asuransinya.

Kanit Operasional PT Jasa Raharja,  Suryo Putro, ketika ditemui Pos Kupang,  di kantor tersebut,  Kamis (23/3/2017), menyampaikan 65 persen angkutan pedesaan seluruh NTT dijamin oleh PT Jasa Raharja (Persero) cabang NTT.

Sisa dari porsentase itu, angkutan yang dijamin ialah AKDP Antar Kabupaten dan Angkutan non Trayek, seperti taxi, taxi non sedan, non bus pariwisata dan bus pariwisata. Sedangkan angkutan pick-up berplat hitam (tidak resmi) yang memuat penumpang tidak dijamin oleh Jasa Raharja.

Kepala Cabang PT Jasa Raharja (Persero), Ari Wisnu Handoyono, ketika ditemui Pos Kupang, di ruang kerjanya, Rabu (22/3/2017), mengatakan maka dari itu masyarakat harus berhati-hati dalam memilih kendaraan angkutan. Jangan sampai terjadi kecelakaan lalu tidak ada santunan.

“Masyarakat harus bertanya ketika ingin menumpang suatu angkutan, Pak mobil ini dilindungi Jasa Raharja Nggak?  Karena jika terjadi kecelakaan maka cukup mahal. Para pemilik kendaraan angkutan penumpang pun harus melakukan kewajibannya. Kalau tidak, maka uang rakyat yang dititipkan melalui pemilik itu berarti uang tersebut sudah disalahgunakan oleh pemilik angkutan," tuturnya.

 Ketika dikonfirmasi mengenai santunan kecelakaan bagi penumpang angkutan pedesaan, Ari menjelaskan, Jasa Raharja harus membedakan batas keuangan.

Siapa yang memberikan rekomendasi untuk angkutan-angkutan, tentunya perhubungan. Mengenai surat-surat bagi pengemudinya seperti SIM Umum atau Pribadi itu kepolisian. (*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved