Sebelum Tewas Kecelakaan Veren Posting Tiga Foto Ini
Sebelum tewas kecelakaan Veren memposting tiga foto ini. Foto bersama teman-temanini terlihat di sebuah padang hijau.
Penulis: Gerardus Manyela | Editor: Gerardus Manyela
Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Gerardus Manyella
POS KUPANG.COM, KUPANG - Sebelum tewas meregang nyawa akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Fetor Foenay, BTN, Kolhua, Kamis (23/3/2017) dini hari, Veren memposting tiga buah foto di akun facebook Veleria.
Tiga foto berlatarbelakang padang hijau itu, terlihat Veren bersama teman-teman. Teman-teman Veren ada yang berdiri dan seorang pria dan seorang wanita duduk di atas jok sepeda motor yang diparkir di tengah padang itu.
Dari fisik foto itu, sepertinya karyawati Fundworld Lippo itu, duduk di atas jok motor membelakangi lensa.
Veren disambar sebuah sepeda motor tanpa lampu yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Kolhua.
Saat itu Veren yang mengendarai sepeda motor Scoopy melaju dari arah Maulafa hendak menyeberangi Jalan Fetor Foenay untuk kembali ke rumahnya di Blok E Nomor 35 Perumahan Lopo Indah Permai.
Kurang lebih setengah meter memasuki badan Jalan Fetor Foenay, sepeda motor yang ditumpangi Veren disambar sepeda motor yang dikendarai seorang pemuda dari arah Kolhua.
Kondisi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sepertinya sepeda motor pelaku mengambil jalur kanan jalan, dari atauran berlalu lintas harusnya melintas di jalur kiri.
Informasi yang dihimpun di TKP, menyebutkan tabrakan itu menimbulkan bunyi yang cukup keras sehingga membangunkan warga sekitar yang beranjak menuju tempat tidur.
Warga berhamburan keluar dan langsung menolong korban. Warga lain menghubungi polisi di Polsek Maulafa yang jaraknya tidak terlalu jauh dari TKP.
Polisi langsung mengolah TKP dan melarikan korban dan pelaku ke RSU Prof. Dr. W.Z Johannes Kupang sekitar pukul 24.00 Wita. Kurang lebih pukul 00.30 Wita, Veren menghembuskan napas terakhir.
Ny. Irma, kakak korban yang ditemui di rumah duka, Kamis (23/3/2017) pagi, menuturkan, begitu keluarga tiba di IRD RSU Kupang, Veren langsung menghembuskan napas terakhir.
"Saat Veren menghembuskan napas terakhir, pelaku yang berada di tempat tidur sebelah merontah seolah-olah hendak turun dari tempat tidur, tapi keluarganya menahan,"tutur Ny. Irma. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/veren-selfi-bersama-temannya_20170323_180146.jpg)