Rabu, 13 Mei 2026

Sehelai Kain Pahikung Sumba Timur Bernilai Tinggi, Mau Tahu Berapa Harganya?

Sehelai kain hasil karya para pengrajin motif tenun ikat di Sumba Timur harganya berkisar Rp 500 ribu hingga Rp 20 juta lebih.

Tayang:
Penulis: John Taena | Editor: Alfred Dama
POS KUPANG/JOHN TAENA
Motif mamoli pada kain pahikung yang telah berusia di 30-an tahun. Harga kain ini jikalau dijual oleh para pelaku bisnis bisa mencapai Rp 20 juta. Selasa (21/3/2017) 

Laporan Wartawan Pos Kupang, John Taena

POS KUPANG.COM, WAINGAPU -- Sehelai kain hasil karya para pengrajin motif tenun ikat di Sumba Timur harganya berkisar Rp 500 ribu hingga Rp 20 juta lebih.

Jenis kain pahikung dengan aneka ragam motif khas daerah setempat adalah salah satu jenis yang bisa menembus harga puluhan juta.

Motif gajah pada kain pahikung yang telah berusia di 30-an tahun. Harga kain ini jikalau dijual oleh para pelaku bisnis bisa mencapai Rp 20 juta. Selasa (21/3/2017)
Motif gajah pada kain pahikung yang telah berusia di 30-an tahun. Harga kain ini jikalau dijual oleh para pelaku bisnis bisa mencapai Rp 20 juta. Selasa (21/3/2017) (POS KUPANG/JOHN TAENA)

Hal ini dikatakan oleh dr. Lely Harakai, salah satu pemilik sejumlah kain pahikung di waingapu, Sumba Timur. Kepada Pos Kupang.com, di Waingapu, Selasa (21/3/2017), dia menjelaskan terdapat aneka ragam motif pada setiap kain pahikung dari daerah itu.

"Banyak motif, ada motif mamoli, gajah, manusia, tengkorak. Tapi yang membuat kain pahikung menjadi mahal itu bukan hanya motifnya saja. Usianya yang membuat kain pahikung itu mahal," jelasnya.

Proses tenun ikat Sumba Timur
Proses tenun ikat Sumba Timur (POS KUPANG/JOHN TAENA)

Semua bahan yang dipakai oleh para pengrajin kain pahikung, diambil dari alam. Selain itu tidak ada yang menggunakan bahan produk pabrik.

"Semua kain pahikung yang ada di rumah kami ini, adalah buatan ibu saya. Ada yang usianya sudah di atas 20-an tahun," jelasnya.

Lebih lanjut Dia mengatakan, " Saya dapatkan kembali dari bebarapa orang yang pernah membeli dari ibu saya sewaktu masih sekolah dulu. Sekarang saya sudah jadi dokter selama 20 tahun, berarti usai kainnya di atas lagi. Tapikan kita tau waktu beli itu harganya berapa jadi saat saya minta kembali mereka tidak menjual terlalu mahal."*

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved