Ketika Lift Terjun Tak Terkendali, Inilah Hal yang Patut Dilakukan. Luar Biasa Hasilnya!
Untuk masyarakat yang tinggal di kota-kota besar, lift sudah tidak asing lagi. Bagaimana cara menyelamatkan diri ketika tiba-tiba lift terjun?
Penulis: Agustinus Sape | Editor: Agustinus Sape
POS KUPANG. COM - Untuk masyarakat yang tinggal di kota-kota besar, lift sudah tidak asing lagi.
Lift dipakai untuk mengakses gedung-gedung tinggi yang terdiri dari beberapa bahkan puluhan lantai.
Cukup masuk ke dalam lift, setel angka yang menujuk lantai yang hendak ditujuk, maka lift akan bergerak naik atau turun, lalu pintunya terbuka otomatis sampai di lantai yang hendak dituju.
Dengan lift orang tidak perlu lagi berjalan kaki menaiki atau menuruni tangga-tangga di dalam sebuah gedung tinggi.
Di Jakarta, Surabaya dan kota-kota besar lainnya lift sudah menjadi barang biasa.
Setiap warga di kota-kota besar sudah hampir pasti pernah menaiki lift, kecuali atas pertimbangan tertentu tidak bisa pakai lift.
Di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pun, sudah banyak gedung atau hotel yang menggunakan lift.
Pada umumnya lift dipakai di gedung-gedung tinggi atau hotel-hotel berbintang.
Bagaimanakah cara kerjanya?
Lift digerakkan dengan listrik.
Tidak jarang terjadi, ketika sebuah lift sedang bergerak naik atau turun, tiba-tiba listrik mati.
Lift akan tiba-tiba pula berhenti bergerak.
Pintunya tidak bisa dibuka.
Orang-orang di dalam lift pun terperangkap, kepanasan bahkan ada yang pingsan.
Terlebih kalau listrik mati berjam-jam.
Karena itu, jangan keenakan naik lift. Sebelum naik lift atau sedang naik lift pengguna harus senantiasa berdoa supaya dijauhkan petaka mati listrik.
Sebab sudah banyak kejadian seperti itu, apalagi kalau listrik PLN tetap saja mati hidup tidak tentu waktu.
Kejadian lain yang bisa saja terjadi pada lift adalah lift terjun tak terkendali.
Berikut ini adalah salah satu contoh kejadian dan kiranya bisa menjadi pelajaran bagi kita semua manakala mengalami hal yang sama dalam lift, sebagaimana beredar melalui grup WhatsApp pada Selasa (21/3/2017).
Mr.Chow yang tinggal di lantai-27 di Hangzhou - RRC, membawa putrinya yang berusia 4 tahun naik lift.
Mendadak terjadi satu getaran yang sangat kuat, lift tersebut lepas tanpa kendali.
Dengan kecepatan tinggi lift terjun ke bawah.
Apa yang dilakukan Mr. Chow? Tindakannya menakjubkan.
Begitu lift jatuh, sebelah tangannya menggendong putrinya dan sebelah tangannya lagi segera menekan tombol-tombol lift.
Mulai dari tombol lift yang paling dasar hingga tombol lift yang paling tinggi, semuanya ditekan sampai tombol-tombol lampu semuanya hidup.
Akhirnya lift terhenti di lantai ke-16, tidak terjun sampai ke lantai dasar.
Ingat ! Mesti ditekan tombolnya mulai dari tingkat paling dasar s/d tingkat/Lantai tertinggi sampai lampu tombol menyala.
Kenapa demikian?
Ya, karena bila tombol sudah menyala, berarti mengaktifkan rem magnet/elektrik tiap-tiap pintu lantai tersebut.
"Ini adalah satu-satunya cara penyelamatan untuk menghentikan lift yang terjun bebas tak terkendali," demikian pesan di WA tersebut.
Setiap orang kemungkinan besar akan naik lift. Ingat baik-baik pengalaman Mr. Chow ini.
Kalau tidak, malapetaka bisa menimpa kita.
Semoga bermanfaat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/lfit_20170322_000103.jpg)