Hingga Hari Ketiga, Abilio Dos Santos Belum Ditemukan

Upaya pencarian terhadap warga Belu, Abilio Dos Santos (49) yang hanyut bersama isterinya Kali Talau pada Sabtu (11/3/2017) hingga hari ketiga belum m

Penulis: Fredrikus Royanto Bau | Editor: Alfred Dama
IST
Anggota Brimob Subden II Belu bersama warga mengevakuasi jenasah Naomi Adu yang terseret banjir, Minggu (12/3/2017) sekitar pukul 10.00 wita. 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA -- Upaya pencarian terhadap warga Belu, Abilio Dos Santos (49) yang hanyut bersama isterinya Kali Talau pada Sabtu (11/3/2017) hingga hari ketiga belum membuahkan hasil.

Komandan Kompi Brimob Subden 2 Pelopor Belu, Iptu Vonny Farizky dikonfirmasi Senin (13/3/2017) sore mengatakan pencarian dan penyisiran yang dilakukan pada hari ketiga terkendala cuaca.

Dikatakannya, hujan dan angin kencang turun sejak Senin siang membuat personil Brimob yang sudah diterjunkan ke lokasi ditarik kembali setelah melakukan pencarian hari ini (Senin 13/3/2017) sekitar pukul 07. 00 Wita hingga pukul 12. 00 Wita.

"Pencarian akan dilanjutkan besok jika cuaca memungkinkan," katanya.

Sebelumnya, Naas menimpa sepasang suami isteri di Fatubenao, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu. Pasangan suami isteri, Abilio Dos Santos (49) dan isterinya Naomi Adu (37) hilang terseret banjir Kali Talau pada Sabtu (11/3/2017) sore sekitar pukul 16.30 wita.

Hingga Minggu (12/3/2017), Naomi ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di Desa Sarabau, Kecamatan Tasifeto Timur (Tastim), sekitar belasan kilometer dari tempat kejadian. Sedangkan suaminya belum temukan.

Mengenai kejadiannya, salah satu tetangga korban, Merry C. Mauk saat ditemui Pos Kupang di Ruang jenasah RSUD Atambua, Minggu (12/3/2017) mengatakan, Kejadian berawal ketika kedua korban bersama anaknya, Dominggus Dos Santos sedang mengumpulkan batu untuk dipecahkan menjadi batu pecah di Kali Talau-Fatubenao. Saat sedang mengumpulkan batu tersebut tiba - tiba air banjir besar datang.

Naomi yang hendak keluar dari kali melihat kayu kering terbawa banjir sehingga berusaha mengambil kayu tersebut untuk dijadikan kayu api. Akan tetapi, Naomi terpeleset dan jatuh ke dalam air. Melihat kejadian ini, suaminya, Abilio Dos Santos berusaha menolong isterinya namun Abilio juga terpeleset dan hanyut terbawa banjir.

Dominggos Do Satos melihat kedua orang tuanya terbawa arus banjir langsung berteriak meminta tolong dan memberitahukan kepada masyarakat sekitar bahwa kedua orang tuanya terbawa banjir.*

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved