Retno Susilowati Belajar Bahasa Kupang

Kecintaannya terhadap travelling membawa Retno Susilowati bergabung di dunia penerbangan. Mimpinya ingin berkeliling dunia. Sejak tahun 1993, ia diter

Retno Susilowati Belajar Bahasa Kupang
POS KUPANG/AMA
Retno Susilowati 

POS KUPANG.COM -- Kecintaannya terhadap travelling membawa Retno Susilowati bergabung di dunia penerbangan. Mimpinya ingin berkeliling dunia. Sejak tahun 1993, ia diterima sebagai pramugari maskapai penerbangan Garuda Indonesia.

Selama 12 tahun perempuan yang kerap disapa Retno ini menjalani 90 persen hidupnya di udara.

Orangtua Retno sempat khawatir dengan keinginan putrinya ini, tapi karena keyakinan yang kuat, akhirnya iapun diizinkan menjadi seorang pramugari.

Kepada Pos Kupang di sela acara Garuda Indonesia Travel Fair 2017 di Lippo Plaza Kupang, Jumat (10/11/2017), Retno menuturkan, menjadi pramugari berarti 90 persen hidup di udara dan 10 persennya di darat.

Waktu untuk keluarga memang sedikit. Namun, hal itu bukan masalah bagi Retno karena dia mempunya cara menjaga kualitas hubungan dengan keluarga.

Perempuan berdarah Solo kelahiran pada 28 Juni 1972 ini bukan baru pertama kali berada di NTT, khususnya di Labuan Bajo, Manggarai Barat. Retno sudah dua tahun ditugaskan di Labuan Bajo. Dudah satu tahun ini Retno melanjutkan tugasnya di Kupang.

Menurutnya, destinasi-destinasi pariwisata di NTT masih sangat natural, menarik dan luar biasa.

Namun, kata mahasiswa Semester II Jurusan Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Oemathonis Kupang ini, destinasi pariwisata perlu banyak sentuhan oleh pemerintah.

Khususnya fasilitas umum untuk menjaga keaslian agar tidak terkontaminasi berbagai inovasi yang justru merusak destinasi pariwisata tersebut.

"Saya hobinya travelling. Saya sudah keliling NTT. Labuan Bajo, Alor, Rote, Bajawa, Sumba, Ruteng, Borong, dan daerah lainnya sudah saya keliling," tutur Retno yang kini menjabat Sales and Service Marketing Manager Garuda Indonesia Branch Kupang.
Setelah berkeliling dunia, tutur Retno, ternyata Indonesia masih luar biasa karena menyimpan sejuta kekayaan alam dan budaya. Membunuh kebosanan setiap akhir pekan selalu diisi dengan berjalan-jalan untuk menyalurkan hobi explore. Itulah yang membuat Retno betah.

Retno telah jatuh cinta dengan Garuda Indonesia. Karena hanya Garudalah yang melayani penerbangan domestik dan internasional. Bekerja di Garuda Indonesia membuat Retno selalu banyak teman yang berbeda-beda setiap waktu dari seluruh penjuru dunia.

"Setelah tidak lagi jadi pramugari saya ditugaskan di Solo. Kemudian pindah di Labuan Bajo dan sekarang di Kupang. Semua masyarakat sampai pemerintahan adalah teman. Saya banyak belajar karakter orang Indonesia dan juga belajar banyak bahasa seperti bahasa Manggarai dan Bahasa Kupang. Ketika pulang ke Solo, ada cerita," ujarnya. (yen)

Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved