Gawat, Warna Air Danau di Australia Ini Menjadi Pink, Bahaya Tidak Ya?

Akibat badai, suhu udara panas dan sedikit curah hujan menyebabkan perubahan warna yang signifikan pada danau tersebut.

Gawat, Warna Air Danau di Australia Ini Menjadi Pink, Bahaya Tidak Ya?
pinimg.com
Danau di Melbourne, Australia, berubah warna menjadi merah muda. 

POS KUPANG. COM - Sebuah danau di Melbourne, Australia menghebohkan dunia.

Akibat badai, suhu udara panas dan sedikit curah hujan menyebabkan perubahan warna yang signifikan pada danau tersebut.

Seperti dilansir dari wittyfeed.com, danau yang terletak di Westgate Park, Melbourne, Australia tersebut memang berubah menjadi pink ketika musim panas.

Gabungan antara minimnya curah hujan, panasnya suhu udara serta kandungan garam pada danau yang tinggi memengaruhi algae dalam air.

Baca: Bandingkan Jokowi Terima Kedatangan SBY dan Ketua Umum Parpol Lain, Ada 4 Perbedaannya

Pengelola taman Victoria pada akun Facebooknya mengatakan, "Algae tumbuh di lapisan kerak garam dan di bagian dasar danau terdapat pigmen merah atau beta carotene sebagai bagian dari proses fotosintesis, alhasil menghasilkan kandungan gula yang sangat tinggi."

Meskipun danau tersebut berubah menjadi lebih cantik dan indah, pihak taman melarang pengunjung menyentuh air berwarna pink tersebut secara langsung.

Danau pink di Australia
Danau pink di Australia (wittyfeed.com)

"Silakan menikmati pemandangan di danau ini, namun kami tak meyarankan anda untuk menyelupkan bagian tubuh ke dalam air," demikian pernyataan pihak pengelola taman Victoria.

Ternyata fenomena ini tak hanya sekali terjadi, pada tahun 2014 dan 2015 air danau juga mengalami perubahan warna.

Meski hingga saat ini belum terlihat bahaya khusus terhadap kehidupan manusia atau alam sekitar, tetapi pihak pengelola tetap melarang pengunjung menyentuh air tersebut.

Air danau akan kembali normal ketika curah hujan tinggi.

Danau pink di Melbourne, Australia
Danau pink di Melbourne, Australia (wittyfeed.com)

Lebih mengejutkan, ternyata fenomena ini tak hanya ada di Australia, tetapi juga dibelahan dunia lain.

Seperti perubahan warna air di danau Salina de Torrevieja, Spanyol dan danau Dusty Rose di Kanada.

Dokter Mark Norman, Kelapa Ilmuan Konservatif Taman Victoria menengaskan, " Hal ini merupakan sesuatu yang normal terjadi, kami sering mendapatkan komentar masyarakat yang mengira ini semua adalah hasil dari limbah industrialisasi, padahal tidak sama sekali" jelasnya. (wittyfeed.com/TribunWow.com/Lolita Valda Claudia)

Editor: Agustinus Sape
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved