Peternakan Babi Juga Jadi Perhatian Gubernur NTT
Demi mewujudkan NTT sebagai Provinsi Ternak, ternak babi juga dapat menjadi perhatian besar dari Gubernur NTT untuk terus ditingkatkan.
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Alfred Dama
Laporan Wartawan Pos Kupang, Yeni Rachmawati
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Demi mewujudkan NTT sebagai Provinsi Ternak, ternak babi juga dapat menjadi perhatian besar dari Gubernur NTT untuk terus ditingkatkan.
Perwakilan Gubernur NTT, Asisten II Provinsi NTT, Alexander Sena pada Acara Closing & Handover Advance Project di Ballroom, Swiss-Belinn Kristal Hotel, Rabu (8/3/2017), mengatakan NTT yang mayoritasnya beragama Kristen, daging babi menjadi salah satu komoditi utama yang dikonsumsi masyarakat.
"Ternak babi ternak budaya di NTT, konsumsi dan penggunaan babi sangat tinggi di NTT. Oleh Karena Itu program Care sangat mendukung, untuk terus harus berperan bersama-sama mengembangkan ternak babi. Kuliner juga menjadi salah satu yang dikembangkan untuk mendukung pariwisata. Kuliner daging babi bisa menjadi ikon di daerah ini. NTT punya makanan khas babi, se'i babi yang dikenal. Setiap hari dipotong puluhan sampai ratusan ekor babi. Banyak tamu yang mencari dan bahkan mengirim se'i ke luar negeri. Artinya ada peluang dalam pengembangan populasi babi," katanya.*