Kapolres Belu Sebut Belum Ada Upaya Paksa, Terkait Dugaan Korupsi Raskin Gratis

Kapolres Belu, AKBP Mikhael Ken Lingga mengakui hingga saat ini pihaknya sedang melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) terkait dugaan k

Kapolres Belu Sebut Belum Ada Upaya Paksa, Terkait Dugaan Korupsi Raskin Gratis
POS KUPANG/FREDRIK BAU
Kapolres Belu, AKBP Michael Ken Lingga

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA -- Kapolres Belu, AKBP Mikhael Ken Lingga mengakui hingga saat ini pihaknya sedang melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) terkait dugaan korupsi program beras miskin (raskin) gratis tahun anggaran 2016.

Hal ini disampaikannya ketika dikonfirmasi Pos Kupang di kantornya, Rabu (8/3/2017). Dia tak menampik jika hari itu, Sekda Belu, Petrus Bere juga sudah mendatangi unit Tipikor untuk memberikan keterangan.

Dikatakannya, belum ada upaya paksa terkait kehadiran sejumlah pejabat untuk didengarkan keterangannya oleh Unit Tindak pidana Korupsi (Tipikor) Polres Belu. "Sifatnya undangan untuk konfirmasi. Bukan upaya paksa (pemanggilan, red)," jelasnya.

Menurutnya, sejumlah pejabat antara lain, Mantan Kabag Ekonomi Setda Belu, Laurentius Kiik Nahak, Mantan Kepala PPKAD Belu, Imelda Lotu, Kepala Bulog Atambua, dan Sekda Belu, Petrus Bere itu didengarkan keterangannya dalam rangka mengkonfirmasi adanya pengaduan yang masuk terkait dugaan korupsi program raskin gratis tahun 2016.

"Masih sebatas puldata dan pulbaket. Kita hanya bertanya kepada pihak terkait karena ada pengaduan terkait korupsi," ujarnya.

Dijelaskannya, jika dalam tahap pengumpulan data dan keterangan ini penyidik menemukan bukti permulaan yang cukup atau memenuhi unsur perbuatan melanggar hukum maka akan ditingkatkan ke penyidikan. "Dari hasil konfirmasi ini, kita akan gelar perkara untuk diketahui ada tidaknya perbuatan melawan hukum (PMH). Jika ada, barulah naikkan ke penyidikan," ungkapnya.

Sebelumnya, Mantan Kabag Ekonomi Setda Belu, Mantan Kadis PPKAD dan Kepala Subdivre Bulog Atambua memberikan keterangan kepada penyidik Tipikor Belu.

Mantan Kabag Ekonomi memberikan keterangan pada Kamis (2/3/2017), berikutnya kepala Subdivre Bulog Atambua pada Senin (6/3/2017) lalu Mantan Kadis PPKAD pada Selasa (7/3/2017) dan Sekda Belu pada Rabu (8/3/2017).

Mantan Kabag Ekonomi Setda Belu, Laurentius Kiik Nahak kepada Pos Kupang di sela-sela pemeriksaan di Mapolres Belu, mengakui dirinya kehadirannya di Polres Belu untuk memberikan keterangannya terkait program beras miskin (Raskin) gratis tahun anggaran 2016.

Halaman
12
Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved