Malas Buat Laporan Keuangan, Titu Eki Ancam Copot Kepala SKPD
Bupati Kupang mengancam untuk mencopot dan menonjobkan para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang belum memasukkan laporan pertanggungjawab
Penulis: Julius Akoit | Editor: Alfred Dama
Laporan Wartawan Pos Kupang, Julianus Akoit
POS-KUPANG.COM, OELAMASI -- Bupati Kupang mengancam untuk mencopot dan menonjobkan para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang belum memasukkan laporan pertanggungjawaban keuangan. Titu Eki memberi batas waktu hingga 15 Maret 2017.
"Masak sudah sampai bulan Maret 2017, masih banyak kepala SKPD belum masukkan laporan pertanggungjawaban keuangan. Yang malas, akan saya copot dari jabatannya. Batas waktu sampai 15 Maret 2017," ancam Titu Eki dalam rapat evaluasi dengan para kepala SKPD, Senin (6/3/2017), sebagaimana dilaporkan Bagian Humas Pemkab Kupang ke email Pos Kupang.
Titu Eki mengatakan sangat kesal karena kinerja para kepala SKPD yang lamban dalam membuat laporan pertanggungjawaban keuangan tahun anggaran (TA)2016.
"Saya menuntut pertanggungjawaban, komitmen dan harus proaktif mendorong staf supaya cepat menyelesaikan laporan pertanggungjawaban keuangan secara tepat dan benar," tandas Titu Eki. Ia minta kepala SKPD berkoordinasi dengan stafnya agar laporan segera diselesaikan.
Menurut Titu Eki, data-data laporan keuangan sudah harus disinkronisasikan paling lama 15 Maret 2017 mendatang dan sudah harus diserahkan ke BPKP NTT tanggal 27 Maret 2017 nanti.
Bupati Kupang dua periode ini berharap predikat disclaimer of opinion yang selalu identik dengan LKPJ Bupati Kupang, hendaknya dihindari pada tahun ini.
Terkait pelaksanaan kegiatan anggaran 2017, Titu Eki berharap kegiatan fisik proyek harus dimulai lebih awal. Jangan menunggu sampai bulan September baru dilakukan proses tender.
"Kegiatan fisik proyek supaya dimulai lebih awal. Proses tender proyek fisik harus dimulai dari sekarang. Harus tepat waktu dan jangan menunda-nunda pekerjaan," pinta Titu Eki.
Hal lain yang menjadi perhatian Bupati Titu Eki ialah soal pelayanan perizinan di Kabupaten Kupang. Ia berharap pelayanan perizinan harus berkualitas dan menjawab kebutuhan masyarakat. Menurutnya sistem pelayanan perizinan harus benar-benar efektif, cepat dan memuaskan sehingga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ayub-titu-eki3_20161122_181915.jpg)