Hendak Dinikahkan dengan Duda, Reaksi Gadis Ini di Luar Dugaan

AS saat ini berada di rumah keluarganya di Dusun Labuangbaji, Desa Langkura, Kecamatan Turatea, Jeneponto

Hendak Dinikahkan dengan Duda, Reaksi Gadis Ini di Luar Dugaan
tribun timur
AS, gadis yang lari karena dipaksa kawin dengna duda. 

POS KUPANG. COM, TURATEA - Seorang gadis berinisial AS (16) warga Kampung Botta, Desa Pangkajene, Kecamatan Suli, Kota Palopo, pergi meninggalkan rumahnya.

AS saat ini, berada di rumah keluarganya di Dusun Labuangbaji, Desa Langkura, Kecamatan Turatea, Jeneponto, Jumat (3/3/2017).

Saat didatangi Babinkamtibmas Bripka Syyamsuddin dan Bhabinsa Pelda Syamsuddin, AS mengaku memilih meninggalkan rumahnya di Palopo lantaran tidak ingin dinikahkan oleh orang tuanya.

Alasan AS tidak ingin menikah karena umur yang masih belia dan terpaut jauh dengan lelaki pilihan orang tuanya itu.

Lelaki itu bernama A'ding (40) seorang duda warga di Kampung Buntu, Kecamatan Buntubarana, Kota Palopo 

Pihak Bhabinkantibmas dan Babinsa pun memberikan pemahaman kepada saudara AS bernama Jamal dan orang tua AS, Jumari untuk memberitahukan alasan AS meninggalkan rumah.

Selain umur yang belum menginjak dewasa, AS juga diketahui masih bersatus pelajar di SMA Negeri Sulu Belopa.

Proses mediasi terhadap gadis berinisial AS (16) warga Kampung Botta, Desa Pangkajene, Kecamatan Suli, Kota Palopo, pergi meninggalkan rumahnya dan saat ini berada di Dusun Labuangbaji, Desa Langkura, Kecamatan Turatea, Jeneponto, Jumat (3/3/2017).
Proses mediasi terhadap gadis berinisial AS (16) warga Kampung Botta, Desa Pangkajene, Kecamatan Suli, Kota Palopo, pergi meninggalkan rumahnya dan saat ini berada di Dusun Labuangbaji, Desa Langkura, Kecamatan Turatea, Jeneponto, Jumat (3/3/2017). (tribun timur)
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved