Mahasiswa Harus Miliki Empat Kecerdasan
Tunjukkan predikat sebagai mahasiswa,yang bisa menjaga sikap, perilaku, dan tutur kata dalam segala hal.
Laporan Gordy Donofan, Anggota Jurnalis KMK Undana Kupang
POS KUPANG. COM, KUPANG -Sejatinya mahasiswa harus memilik empat kecerdasan, yaitu kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual dan kecerdasan fisik
Hal itu dikemukakan Fransiskus A. Djemalu ketika menjadi narasumber dalam seminar sehari yang diselenggarakan Keluarga Mahasiswa Katolik St. Arnoldus Janssen, Fakultas Pertanian (Faperta) Undana, yang berlangsung di Aula Faperta, Jumat (24/2/2017).
Dalam materinya yang berjudul, Mengembalikan Status Emas sebagai Mahasiswa, Djemalu mengatakan, menjadi mahasiswa harus bisa menjaga sikap, perilaku, dan tutur kata dalam segala hal. Tunjukkan apakah kita layak mendapat predikat sebagai mahasiswa.
Mahasiswa, katanya, juga dituntut untuk selalu kritis dan peka terhadap isu-isu sosial yang sedang berkembang.
Menurut dia, sejauh ini masih ada mahasiswa yang tidak peduli dengan apa yang terjadi padahal itu menjadi persoalan serius.
"Menjadi mahasiswa harus selalu kritis dan mencari solusi yang tepat terhadap persoalan-persoalan yang kita hadapi. Ini berguna untuk perbaikan ke depannya,'' kata Djemalu.
Narasumber lain, RD. Oktovianus Naif, Pr, dalam materinya yang berjudul, Menggugat Kesadaran Moral Kaum Intelektual Kampus, menilai kaum muda sekarang sedang mengalami pergeseran moral. Kaum muda terjebak dalam fenomena serba instan.
Menurut dia, harusnya mahasiswa memahami segala sesuatu secara akal sehat, barulah diwujudkan dengan tindakan nyata. Bertindak sesuai dengan apa yang dipikirkan.
RD Okto menambahkan, selama ini kampus dikenal sebagai penghasil sumber daya manusia. Tapi yang terjadi akhir-akhir ini adalah mahasiswa menjadi sorotan publik, banyak terlibat kasus minuman keras, hamil di luar nikah, aborsi, pembunuhan dan masih banyak lagi kasus-kasus yang melibatkan mahasiswa.
"Apakah kita masih layak disebut sebagai kaum intelektual yang bermoral di dunia kampus kalau sumber masalahnya adalah mahasiswa di kampus? Kaum muda menjadi tulang punggung gereja dan bangsa yang diasah untuk pintar dan cerdas serta memiliki hati yang bersih,'' ungkap RD. Okto.
Kata RD. Okto, mahasiswa seharusnya kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, kerja ikhlas dan harus berkualitas. Mahasiswa diharapkan menjauhi sifat yang serba instan. Karena dunia sekarang makin kompetitif dalam bersaing.
Sebagai kader, demikian RD Okto, jangan cepat puas untuk terus belajar dan belajar.
Peserta seminar, Diana E. P. Amaral, mengaku, sangat bangga dan senang mengikuti seminar sehari tersebut. Dian mengatakan, seminar ini sangat bermanfaat, hal ini dapat menambah wawasan mahasiswa. Pengetahuan yang diperoleh dapat membantu proses pembentukan mental dan sikap kaum muda khususnya mahasiswa.
"Dari sini saya berpikir bahwa para mahasiswa seharusnya berpikir dan bertindak sesuai dengan apa yang dipikirkan. Dalam mengambil keputusan, sebaiknya harus sesuai dengan porsinya sebagai seorang mahasiswa,'' ungkap gadis kelahiran Timor Leste tersebut.
Seminar sehari ini digelar untuk menyambut ulang tahun ke-20 KMK St. Arnoldus Janssen Faperta Universitas Nusa Cendana Undana, dengan tema umum,Membangun Keluarga Harmonis yang Mengakar dalam Keragaman. Acara berlangsung pada pukul 09.00- 13.00 dan diikuti ratusan mahasiswa Faperta.
Turut hadir, Pembina KMK, Ibu Etin Nahas, alumni, senior serta undangan lainnya. Acara diakhiri dengan ramah tamah bersama semua anggota KMK dan foto bersama pemateri.*
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/seminar-kmk-faperta-undana_20170224_231722.jpg)