Tangkap Ikan dengan Bom, Nelayan Ini Ditangkap Polisi

Polisi Budi Santoso mengatakan, akibat pengeboman itu, sejumlah ekosistem yang ada di wilayah sekitar menjadi rusak berat.

Tangkap Ikan dengan Bom, Nelayan Ini Ditangkap Polisi
Shutterstock
Ilustrasi 

 POS KUPANG.COM, KUPANG -- Ebing (36), nelayan asal Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditangkap tim Direktorat Kepolisian Perairan Polda NTT, karena kedapatan menangkap ikan dengan menggunakan bom.

Direktur Kepolisian Perairan Polda NTT, Komisaris Besar (Kombes) Polisi Budi Santoso mengatakan, akibat pengeboman itu, sejumlah ekosistem yang ada di wilayah sekitar menjadi rusak berat.

"Setelah kita tangkap dia, kita kemudian bawa dia datang ke Markas Polda untuk kita proses hukum," kata Budi didampingi kepala Bidang Humas Polda NTT, AKBP Jules Abraham Abast, ketika menggelar konferensi pers bersama sejumlah wartawan, Rabu (22/2/2017).

Menurut Santoso, Ebing ditangkap pihaknya setelah mendapat laporan dari sejumlah warga setempat.

Selain menangkap Ebing, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, yakni sebuah sampan yang digunakan oleh Ebing, puluhan ekor ikan yang mati akibat dibom dan beberapa buah bom rakitan.

Akibat dari perbuatannya itu, Eming dikenai Pasal 84 Ayat 1 junto Pasal 8 Ayat 1 Undang Udang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.

Santoso menyebut, sepanjang tahun 2016 Direktorat Kepolisian Perairan Polda NTT telah menangani 27 kasus pemboman ikan dan sebagian besar terjadi di sekitar Pulau Semau, Kupang. (Kompas.Com)

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved