Masyarakat Jangan Mudah Percaya Iming-iming Besar
Karena iming-iming itulah yang membuat masyarakat tertarik dengan pola yang ditawarkan.
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Agustinus Sape
Laporan Wartawan Pos Kupang, Yeni Rachmawati
POS KUPANG.COM, KUPANG - Menindak tegas investasi bodong yang tersebar di NTT, Gubernur NTT, Drs Frans Lebu Raya sudah meminta kepada OJK dan Kapolda NTT untuk menindak tegas investasi bodong.
Ia mengimbau agar masyarakat tidak mudah mempercayai iming-iming yang diberikan oleh orang atau kelompok tertentu untuk mendapatkan imbalan yang luar biasa tanpa kerja keras.
Karena iming-iming itulah yang membuat masyarakat tertarik dengan pola yang ditawarkan.
Dengan semakin banyaknya lembaga investasi illegal yang masuk ke NTT, Direktur BPR Pitoby, Ny Rika Thionardi, mengatakan, di NTT sudah cukup banyak investasi ilegal.
Info yang didapat secara nasional sudah puluhan investasi ilegal yang tersebar di Indonesia.
Perbankan berharap agar masyarakat lebih berhati-hati untuk berinvestasi. Tidak mudah tergiur dengan tawaran-tawaran yang bunganya tinggi atau hasil yang jauh dari investasi.
"Biasanya tawaran seperti itu hanya berlaku di depan, setelah satu dua bulan baru kelihatan bohongnya. Saran kami kalau masyarakat ingin berinvestasi lebih aman memilih investasi di bawah perlindungan OJK NTT dan secara resmi diakui oleh OJK. Investasi seperti inilah yang jauh lebih aman dibandingkan investasi luar yang kita tidak tahu kebenarannya," tuturnya, usai acara Pertemuan Tahunan Pelaku Industri Jasa Keuangan, di Aston Hotel Kupang & Convention Center, Kamis (23/2/2017).*
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/frans-lebu-raya_20161220_123136.jpg)