WWF Jalankan Program Lesser Sunda di NTT
Base WWF ada di Kupang karena dampingan hampir semua ada di NTT, seperti Alor, Flotim dan Manggarai Barat
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Agustinus Sape
Laporan Wartawan Pos Kupang, Yeni Rachmawati
POS KUPANG.COM, KUPANG - Organisasi Konservasi Nasional, World Wildlife Fund for Nature (WWF) menjalankan Program Lesser Sunda. Program tersebut meliputi NTT, NTB dan Bali.
Project Leader for Lesser Sunda, Erdi Lazuardi, mengatakan hal ini ketika menggelar Coffee Morning di Kantor Program WWF, Jalan Sam Ratulangi, Kelapa Lima, Kota Kupang, Rabu (22/2/2017).
Edi mengatakan, meskipun meliputi tiga provinsi tersebut, base WWF ada di Kupang karena dampingan hampir semua ada di NTT, seperti Alor, Flotim dan Manggarai Barat.
Dia mengatakan, WWF ingin memastikan Kawasan Konservasi Perairan terkelola secara efektif dari biofisik, sosio-ekonomi dan tata kelolanya.
Menurut Erdi Lazuardi, secara biofisik kalau kondisi lingkungan, terumbu karang dan lamun/mangrove terjaga baik paling tidak stabil atau meningkat sudah efektif terkelola.
Didampingi Marine Protected Area Coordinator, Kevin, Communication & Campaign Coordinator Sunda Banda Seascape, Noverica Widjojo, Yeni Nomeni dan Saraswati Aditya, Erdi menyampaikan bila kawasan konservasi perairan memberikan benefit atau manfaat ekonomi kepada masyarakat, maka sosio ekonomi juga efektif dikelola.
Dari tata kelola apakah mereka mempunyai kelembagaan yang lengkap dan program untuk mengelola dengan baik. Bila dari sisi kelembagaan terpenuhi, maka terkelola dengan efektif.
Misalnya dari sisi sosio ekonomi, kawasan konservasi tidak memberikan manfaat apa-apa, itu berarti secara keseluruhan belum terkelola dengan efektif.*
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/logo-wwf_20170222_210733.jpg)