Anak Tak Dilantik jadi Kepala Desa di Malaka, Ibu ini Menangis Hiteris

Margareta Balok langsung berteriak histeris ketika mengetahui jika anak, Virgilius Tahu Nahak tidak ikut dilantik bersama 64 kepala desa (kades) terpi

Anak Tak Dilantik jadi Kepala Desa di Malaka, Ibu ini Menangis Hiteris
POS KUPANG/DION KOTA
Nampak ibunda Virgilius Tahu Nahak, Margareta Balok duduk dipasir sambil berteriak histeris saat mengetahui anaknya tidak ikut dilantik sebagai kades. 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Dion Kota

POS KUPANG.COM, BETUN -- Margareta Balok langsung berteriak histeris ketika mengetahui jika anak, Virgilius Tahu Nahak tidak ikut dilantik bersama 64 kepala desa (kades) terpilih di pantai Lo'odik, Selasa (14/2/2017).

Ia merasa anaknya dipermalukan karena diberikan undangan untuk dilantik namun tidak dilantik.

" Kenapa kok anak saya sudah menang baru buat begini (tidak dilantik, red). Ini buat malu kami saja. Orang sudah duduk di depan pakae baju lengkap tetapi nama tidak dipanggil untuk dilantik," jerit histeris Margareta.

Beberapa pendukung kades terpilih mengaku kesal melihat Virgilius hanya duduk di kursinya ketika kades terpilih lainnya diminta berdiri untuk diambil sumpahnya dan disematkan lambang garuda di dada kananya oleh bupati malaka.

" Kalau tidak dilantik hari kenapa kasih baju dan undangan. Ini orang sudah ikut gladi dan datang bawah pendukung baru buat begini. Padahal beliu (kades terpilih menang dengan selisih 100 suara. Ini ada apa. Kenapa tidak dilantik," cetus salah seorang keluarga sekaligus pendukung Tahu.

Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran yang dikonfirmasi terkait tidak dilantiknya kadesa wederok mengatakan, untuk desa wederok pelantikkanya dipending. Hal ini disebabkan karena adanya pengaduan terkait sengketa hasil pilkades. Saat ini dikatakan bupati Stef, tim klarifikasi masih bekerja, dan jika memang pengaduannya tidak benar pasti akan dilantikan kemudian.

" Ini bukan tidak lantik, cuma dipending karena masih urus masalah pengaduannya. Namanya pelantikan itu bisa secara bersamaan, bisa juga sendiri saja. Tidak perlu takut. Saya meminta seluruh keluarga dan pendukung kades terpilih untuk tetap tenang dan tidak membuat kekacauan," himbau bupati Stef.

Untuk diketahui, Selasa (14/2/2017) bertempat di pantai lo'odik, Bupati malaka melantik 64 kades terpilih hasil pilkades serentak 23 Desember 2016 lalu. Pemilihan pantai Lo'odik sebagai tempat pelantikan merupakan salah satu strategis bupati malaka untuk mempromosikan keindahan pantai malaka.

Dalam kesempatan tersebut, bupati stef kembali menegaskan jika pantai malaka adalah yang terindah di dunia. Memiliki panjang pantai 8 Km tanpa karang dan tebing serta hanya dipisahkan oleh muara, membuat pantai malaka yang berkarakteristik pasir nampak begitu indah.

" Saya berharap kita semua yang hadiri di tempat ini (pantai Lo'odik, red) bisa mempromosikan keindahan pantai malaka kepada seluruh kenalan kita. Manfaatkan kesempatan ini untuk berfoto dengan latar belakang keindahan pantai Lo'odik. Setelah itu posting di media sosial biar seluruh dunia tahu jika di malaka memiliki pantai yang sangat indah dan wajid didatangi," sebutnya.

Penulis: Dion Kota
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved