Edarkan Upal, Langga Dibekuk Tim Buser Polsek Kupang Timur di Oebufu

Aparat Tim Buru dan Sergap (Buser) Polsek Kupang Timur berhasil membekuk Anton Langga (42) di depan Kantor Grapari Hallo di Kelurahan Oebufu, Kotamady

Edarkan Upal, Langga Dibekuk Tim Buser Polsek Kupang Timur di Oebufu
KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Julianus Akoit

POS KUPANG.COM, OELAMASI -- Aparat Tim Buru dan Sergap (Buser) Polsek Kupang Timur berhasil membekuk Anton Langga (42) di depan Kantor Grapari Hallo di Kelurahan Oebufu, Kotamadya Kupang, Sabtu (11/2/2017) sekitar pukul 19.00 wita.

Langga adalah penjual daging babi yang beralamat di Jalan TDM 3 Kelurahan Tuak Daun Merah, Kecamatan Maulafa. Ia tersangka pengedar uang palsu (upal) pecahan Rp 100 ribu di Desa Fatuteta dan Desa Pukdale, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang pada Kamis (9/2/2017) lalu.

"Dia dibekuk tim Buser yang dipimpin Aipda Yesaya Renerf dibantu Aipda Frangky Maak, Brigpol Jefri Jo serta beberapa anggota Polsek Kupang Timur. Ia ditangkap di depan Kantor Grapari Hallo di Oebufu Sabtu malam," jelas Kapolres Kupang, AKBP Adjie Indra Dwiatma, S.IK, melalui Pejabat Sementara Perwira Urusan (Ps Per Ur) Humas Polres Kupang, Aipda Randy Hidayat, Senin (13/2/2017) siang.

Saat dibekuk, kata Aipda Randy, tersangka pelaku tidak melakukan perlawanan. Ia lalu digelandang ke Mapolsek Kupang Timur dan dijebloskan dalam sel tahanan.

"Polisi masih mendalami keterangan tersangka untuk membongkar jaringan dan mengetahui motif perbuatannya mengedarkan upal di Kabupaten Kupang," tambah Aipda Randy.

Sebelumnya diberitakan, Aparat Polres Kupang dan Polsek Kupang Timur sedang memburu seorang pria penjual daging babi yang beralamat di Jalan Tuak Daun Merah, Kecamatan Maulafa, Kotamadya Kupang.

Pasalnya ia diduga mengedarkan uang palsu (upal) pecahan Rp 100.000 di Desa Fatuteta dan Desa Pukdale, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

"Dia pura-pura belanja rokok di kios di Fatuteta dan Pukdale," jelas Kapolres Kupang, AKBP Ajie Indra Dwiatma, S.IK melalui Pejabat Sementara Perwira Urusan (Ps Per Ur) Humas Polres Kupang, Aipda Randy Hidayat, Jumat (10/2/2017) siang.

Tentang kronologi peristiwa, Aipda Randy menuturkan, pada hari Kamis (9/2/2017), salah satu saksi korban, Adrianus Mikael Dethan (31), warga RT 006 RW 004 Desa Pukdale, Kupang Timur, bertamu ke rumah kerabatnya yang bernama Kornelis Hano alias Nelis(42) yang beralamat di RT 006 RW 003 Desa Fatuteta.

Dethan bertamu ke sana, kata Aipda Randy, karena mendengar kabar adanya kasus orang yang berbelanja di kios milik Nelis menggunakan uang palsu pecahan Rp 100 ribu.

Tiba di sana, saksi korban menjumpai Kades Fatuteta, Obednego Oetpah dibantu salah satu anggota Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Bripka Alfred Polilau, sedang mengambil keterangan dan penjelasan dari Nelis atas peristiwa penipuan, yaitu transaksi jual beli di kios miliknya menggunakan uang palsu.

"Usai mendengar penuturan dan kisah kerabatnya itu, saksi korban Dethan bergegas pulang ke rumah karena kuatir, pelaku juga berbelanja di kios miliknya," jelas Aipda Randy.

Sesampai di rumah, saksi korban Dethan bertanya kepada istrinya, Ny. Abdiana Mariana Dethan - Sora, apakah ada orang datang belanja di kios. Dan istrinya membenarkan kalau ada seorang pria baru saja beli rokok sebungkus di kios dengan menggunakan uang pecahan Rp 100 ribu.

"Saksi korban meminta istrinya memeriksa uang tersebut. Dan ternyata uang tersebut palsu. Saat itu juga saksi korban datang melapor ke Mapolsek Kupang Timur," jelas Aipda Randy.*

Penulis: Julius Akoit
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved