Bagi Perempuan Hamil Sebaiknya Jangan Minum dari Botol Plastik

Studi baru mengklaim bahwa perempuan hamil yang minum dari botol plastik kemungkinan besar akan punya bayi obesitas

Bagi Perempuan Hamil Sebaiknya Jangan Minum dari Botol Plastik
Pos Kupang/ist
Ilustrasi (Pixabay)

POS KUPANG.COM, JAKARTA - Studi baru mengklaim bahwa perempuan hamil yang minum dari botol plastik kemungkinan besar akan punya bayi obesitas.

Peneliti menemukan bahwa bahan kimia bisphenol A (BPA), pengganggu hormon, terkait dengan peningkatan risiko obesitas pada janin.

Ketika anak terkena BPA, mereka jadi kurang sensitif pada hormon yang bertanggung jawab untuk mengendalikan nafsu makan.

BPA adalah bahan kimia yang ditemukan dalam berbagai wadah makanan, termasuk botol air plastik polikarbonat dan lapisan kaleng.

Zat kimia ini dapat mengganggu sistem endokrin (kumpulan kelenjar yang memproduksi beberapa hormon) dengan meniru estrogen, salah satu hormon seks utama yang ditemukan pada wanita.

Penelitian menunjukkan paparan BPA hampir universal. Lebih dari 90 persen orang yang diuji dalam studi populasi terdeteksi memiliki BPA, dan senyawa yang dihasilkan ketika zat itu termetabolisme oleh tubuh, dalam urin mereka.

Studi yang dilakukan oleh The Endocrine Society yang berbasis di Washington DC, meneliti bayi-bayi tikus.

Para peneliti menemukan bahwa tikus yang lahir dari ibu yang terpapar BPA kurang responsif terhadap hormon leptin, yang kadang-kadang disebut hormon kenyang.

Leptin membantu menghambat nafsu makan dengan mengurangi rasa lapar ketika tubuh tidak membutuhkan energi. Hormon mengirimkan sinyal ke daerah hipotalamus otak untuk menekan nafsu makan.

Tikus-tikus itu diberikan dosis BPA di bawah level yang dianggap aman oleh US Food and Drug Administration and Health Canada.

Halaman
12
Editor: Marsel Ali
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved