Tiga Pekerja Proyek Bendungan Raknamo Kupang Tewas Terseret Banjir

Dua orang sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dan satu korban lagi yakni Moses Masan (28) belum ditemukan dan dalam pencarian tim SAR,

Tiga Pekerja Proyek Bendungan Raknamo Kupang Tewas Terseret Banjir
(ANTARA FOTO/Kornelis Kaha) ()
Pembangunan Bendungan Raknamo di Desa Raknamo, Kabupaten Kupang, NTT, difoto pada Selasa, (10/1/2017).

POS KUPANG.COM - Tiga orang pekerja PT Waskita Karya yang tengah mengerjakan pembangunan bendungan Raknamo, di Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas terseret banjir bandang, Senin.

Kepala Basarnas Kupang, Ketut Gede Ardana, kepada Antara di Kupang mengatakan, tiga pekerja itu tewas terseret banjir ketika sedang beristirahat setelah bekerja.

Ia mengatakan, ketiga korban terseret banjir bandang sekitar 500 meter dari lokasi Bendungan Raknamo.

"Tiga pekerja itu masih istirahat dekat bendungan Raknamo. Ketiganya tidak menyadari terjadi banjir bandang akibat hujan dengan intensitas sedang di lokasi bendungan Raknamo," kata Ketut Gede Ardana.

Ia mengatakan, ketiga pekerja PT Waskita Karya yang tewas di lokasi bendungan Raknamo itu meliputi Moses Masan (28) asal Pati, Provinsi Jawa Tengah, Rahmat Priyadi (24) asal Ternate, Provinsi Maluku Utara dan Juju (56) warga Garut, Provinsi Jawa Barat.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.30 wita ketika terjadi hujan sedang di sekitar lokasi kejadian.

Ketiganya terseret arus sampai cukup jauh hingga petugas tidak mudah menemukannya.

Ia mengatakan, hingga pukul 16.30 wita tim Basarnas Kupang telah menemukan dua korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal yaitu Rahmat Priyadi (24) dan Juju (56) .

"Dua orang sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dan satu korban lagi yakni Moses Masan (28) belum ditemukan dan dalam pencarian tim SAR,"tegasnya.

Sementara itu Wakapolres Kupang Kompol Sriyati mengatakan, pekerja yang terseret banjir itu sebenarnya empat orang, namun satu orang selamat.

"Sedangkan satu korban selamat dan sedang dirawat secara intensif di Rimah Sakit Bhayangkara (RSB) Kupang," tegasnya. *)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved