PSK Remaja Ditawar Seharga Rp 1,5 Juta

Tim Cyber Crime Subdit Fismondev Dit Krimsus Polda Kepulaua Bangka Belitung mengungkap jaringan prostitusi online dengan memanfaatkan jaringan salah s

PSK Remaja Ditawar Seharga Rp 1,5 Juta
Tribun Pontianak/Galih Nofrio Nanda
Ilustrasi/korban prostitusi anak diperiksa polisi 

POS KUPANG.COM, PANGKALPINANG -- Tim Cyber Crime Subdit Fismondev Dit Krimsus Polda Kepulaua Bangka Belitung mengungkap jaringan prostitusi online dengan memanfaatkan jaringan salah satu media sosial.

Seorang perempuan, RA yang bertindak sebagai muncikari dijadikan tersangka setelah dibekuk polisi.

Selain itu dua gadis remaja anak buah RA juga ikut diamankan dan dijadikan saksi.

Kronologis pengungkapan bermula dari informasi bahwa di Pangkalpinang mulai marak prostitusi online.

Tim Cyber Crime Krimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung dipimpin Kasubdit AKBP Slamet langsung melakukan penyelidikan.

Setelah masuk dalam media sosial kemudian dilakukan penyamaran salah seorang polisi mengaku sebagai pemesan PSK.

RA kemudian menanggapi dan menawarkan dengan harga satu orang PSK remaja seharga Rp 1,5 short time, Selasa (24/1/2017) malam.

Polisi yang menyamar kemudian sepakat dan memesan tiga orang PSK remaja sekaligus meminta dibawa ke salah satu hotel di Kota Pangkalpinang.

RA hanya membawa 2 anak buahnya menemui pemesan dan langsung ke kamar.

Saat dua anak buah RA berada di dalam kamar polisi kemudian membekuk keduanya saat hanya memakai pakaian dalam saja.

Sedangkan tim lainnya membekuk RA di loby hotel.

Barang bukti yang diamankan 3 unit handphone dan uang Rp 2,5 juta.

"Kasus ini masih kita dalami untuk mengungkap jaringan prostitusi online lainnya," kata Dirkrimsus Kombes (Pol) Mukti Juharsa. (Deddy Marjaya/Bangka Pos)

Editor: Alfred Dama
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved