Pria Tak Beridentitas Ditemukan Tewas dalam Jurang Sedalam 200 Meter

Yohanes Enggo (70), seorang pencari kayu manis di Kawasan Hutan Golo Dukal, Kelurahan Bangka Leda, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai kaget

Pria Tak Beridentitas Ditemukan Tewas dalam Jurang Sedalam 200 Meter
POS KUPANG/ARIS NINU
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Aris Ninu

POS KUPANG.COM, RUTENG -- Yohanes Enggo (70), seorang pencari kayu manis di Kawasan Hutan Golo Dukal, Kelurahan Bangka Leda, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai kaget ketika menemukan jasad di jurang sedalam 200 meter di kawasan hutan itu, Selasa (24/1/2017) siang sekitar pukul 12.17 wita.

Yohanes saat berada di kawasan hutan itu mengikuti bunyi teriak anjing yang menggongong dari kejauhan. Suara anjing itu lalu dicari. Namun begitu mendekat ke suara anjing ternyata ia menemukan jasad yang sudah membusuk dan berulat.

Jasad itu awalnya disangka Yohanes perempuan ternyata laki-laki hanya mengenakan celana dalam, tanpa baju dan celana. Wajahnya pun sudah tidak berbentuk jelas lagi.

Yohanes pun lalu mendatangi Kantor Lurah Bangka Leda yang berjarak 200 meter dari lokasi lalu melaporkan apa yang ia temukan kepada Lurah Bangka Leda, Pankratius Ehok. Selanjutnya, sang lurah melaporkan kepada aparat Polres Manggarai.

Disaksikan Pos Kupang di lokasi penemuan jenasah di kawasan Hutan Golo Dukal atau tepatnya di sebelah barat Stadion Golo Dukal, Selasa (24/1/2017) siang. Penemuan jasad itu langsung menggegerkan warga sekitar.

Warga pun berbondong ke lokasi dan melihat proses evakuasi karena korban ditemukan tewas di kedalaman jurang sekitar 200 meter. Yang mana di lokasi banyak pohon ampupu yang tumbuh subur.

Di lokasi warga berdesak-desakan karena informasi yang beredar sosok jasad yang ditemukan ada wanita sehingga langsung menggemparkan warga. Bahkan di lokasi warga pun mulai menduga kalau korban dibunuh dan diperkosa lalu dibuang ke jurang.

Apalagi menurut warga di lokasi Golo Dukal sering menjadi tempat mesum karena kondisi gelap dan tidak ada yang memperhatikan stadion tersebut. Di samping jalan menuju ke lokasi pun banyak semak belukar dan malam hari gelap.

Proses evakuasi yang berlangsung satu jam akhirnya jasad yang tewas di bawah jurang diangkat oleh Tim Polres Manggarai dan BPBD Manggarai serta warga. *

Penulis: Aris Ninu
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved