Gadis Cantik dari Ende ini Ingin Jadi Pramugari
Dalam tiga tahun terakhir, wajah dan penampilan Arifah Gayatri kerap hadir di Lapangan Syuradikara maupun Lapangan Pancasila- Ende. Terutama ketika dr
POS KUPANG.COM, ENDE -- Dalam tiga tahun terakhir, wajah dan penampilan Arifah Gayatri kerap hadir di Lapangan Syuradikara maupun Lapangan Pancasila- Ende. Terutama ketika drum band SMAK Syuradikara tampil mengisi acara seremoni pemerintah maupun pihak swasta.
Itu karena di dalam personel drum band tersebut, Arifah Gayatri mengambil peran penting sebagai seorang mayoret utama.
Kepada Pos Kupang, Rabu (18/1/2017), gadis yang disapa dengan nama Iva ini mengaku sudah tiga tahun selama dirinya bersekolah di SMAK Syuradikara dipercaya oleh pembina menjadi mayoret utama drum band SMAK Syuradikara-Ende.

Mendapatkan kepercayaan itu, Iva tampil total memimpin kawan-kawannya untuk unjuk kebolehan dalam membawakan drum band. Aksi-aksi ciamik yang dibawakan Iva dan kawan-kawannya mengundang decak kagum para penonton yang menyaksikan ketika grup drum band SMAK Syuradikara beraksi.
Bagi Iva, bergabung dalam sebuah grup drum band bukanlah suatu hal yang baru baginya karena sejak duduk di bangku SMP saat di SMPK Frateran Ndao dia juga kerap bergabung di dalam grup drum band. Bedanya saat SMP Iva dipercaya menjadi gita pati. Sedangkan saat di SMAK Syuradikara Iva dipercaya menjadi mayoret. Karena itu Iva mengaku dirinya sudah terbiasa.
Meskipun sudah terbiasa menjadi mayoret, Iva mengaku tentu bukan hal yang mudah agar bisa terus tampil total. Karena itu dibutuhkan latihan yang intensif sehingga penampilan mereka pada saat membawakan drum band tidak mengecewakan para penonton.
Menurut Iva, karena sudah terbiasa tampil di depan publik maka dia merasa suatu hal yang juga biasa pada saat menjadi mayoret di bawah tatapan mata publik yang menyaksikan dia dan kawan-kawannya tampil.
Iva menuturkan, sebenarnya tidak ada yang luar biasa ketika harus tampil di depan publik, yakni percaya diri karena bisa tampil total sesuai skenario yang telah ditentukan sebelumnya.
Talenta lain yang dimiliki gadis kelahiran Kota Ende, 29 Juni 2000 ini adalah menari. Menurutnya, dia bisa menari apa saja baik tarian nasional maupun tarian daerah. Selain itu Iva juga bisa dance.
Di balik talenta yang dia miliki, gadis dengan tinggi 160 cm ini mengaku dirinya ingin menjadi seorang pramugari selepas SMA nanti.
Bahkan pintu menjadi seorang pramugari mulai terbuka ketika beberapa waktu lalu Iva dinyatakan lolos mengikuti sekolah pramugari setelah diadakan test di sekolah oleh sekolah pramugari dari Surabaya. Saat itu ada 10 orang siswa SMAK Syuradikara yang ikut test. Namun hanya empat yang dinyatakan lolos untuk bisa melanjutkan sekolah pramugari di Surabaya, termasuk Iva.
Tentang alasan dirinya menjadi seorang pramugari, putri dari Agus Sulistio Budi dan Nurhayati menuturkan, agar dirinya bisa melihat daerah lain diluar Provinsi NTT sehingga bisa melihat daerah lain lebih utuh.
Saat ini wanita yang mengambil jurusan IPS di SMAK Syuradikara-Ende ini mengaku berkonsentarsi belajar agar bisa lulus pada saat pelaksanaan UN sehingga harapannya menjadi seorang pramugari bisa tercapai. (rom)