Pemkab Matim Desak Mantan Anggota Dewan Membuktikan Tudingannya

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Timur (Matim), mendesak mantan anggota DPRD Matim, Niko Martin untuk segera membuktikan tudinganya

Pemkab Matim Desak Mantan Anggota Dewan Membuktikan Tudingannya
Pos Kupang/Robert Ropo
Kabag Humas Setda Manggarai Timur, Bonefasius Sai 

Laporan wartawan Pos Kupang, Robert Ropo

POS KUPANG.COM, BORONG---Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Timur (Matim), mendesak mantan anggota DPRD Matim, Niko Martin untuk segera membuktikan tudinganya.

Di media, Martin menduga adanya mark up dalam pembangunan gedung rawat jalan RSUD Matim yang dibangun pada tahun 2016 lalu.

Selain dugaan mark up, fungsionaris PDIP ini yang mengatasnamakan diri pegiat anti korupsi di Matim, juga menduga adanya PHO fiktif dalam pembangunan fasilitas kesehatan yang berlokasi di Lehong tersebut.

"Pemkab Matim minta Pak Martin silakan dan segera buktikan atas dugaannya terhadap adanya mark up dan PHO fiktif itu yang dilontarkannya di beberapa media akhir-akhir ini. Kalau bicara mark up harus tunjukan bukti yang jelas", demikian Bupati Matim, Yoseph Tote, melalui Kabag Humas dan Protokoler Setda Matim, Boni Sai, dalam ketika ditemui Pos Kupang di ruang kerjanya, Kamis (19/1/2017).

Sai mengatakan, desakan ini sebelum memilih langkah penyelesaian yang tepat terkait polemik ini.

Sehingga secara terbuka Pemda Matim meminta Niko Martin segera lakukan klarifikasi dan ajukan bukti bila memang dugaan dimaksud benar dan memiliki bukti yang sah.

Hal ini menjadi penting agar opini masyarakat tidak menjadi sesat akibat isu-isu yang tidak bertanggungjawab.

Penulis: Robert Ropo
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved