Kader Partai Gerindra Diminta Jaga Etika

Eston L Foenay meminta kepada kader Partai Gerindra agar tidak mudah terpancing oleh isu-isu SARA yang dapat memecahbelah persatuan

Penulis: Romualdus Pius | Editor: Marsel Ali
Pos Kupang/Romualdus Pius
KETERANGAN PERS - Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi NTT Eston Foenay sedang memberikan keterangan pers, Senin malam (16/1/2017) 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Romualdus Pius

POS KUPANG.COM, ENDE - Ketua DPD Gerindra Provinsi NTT, Eston L Foenay meminta agar kader Partai Gerindra Kabupaten Ende tidak sekedar menguasai aturan partai yang termuat didalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Gerindra namun harus memiliki loyalitas serta menjaga etika didalam berorganisasi serta berkualitas.

Hal ini dikatakan Eston dalam keterangan persnya di Aula Paroki Onekore, Ende, Senin malam (16/1/2017) seusai memberikan materi dalam kegiatan sarasehan konsolidasi dan penguatan kapasitas kader yang diselenggarakan oleh DPD Partai Gerindra Kabupaten Ende.

Kader Partai Gerindra terutama yang saat ini sedang duduk menjadi anggota legislatif baik tingkat provinsi maupun kabupaten juga pusat dalam hal ini mereka yang berasal dari Provinsi NTT agar senantiasa menjaga diri agar tidak mudah terjebak dalam berbagai tindakan yang melanggar hukum juga etika pergaulan seperti korupsi maupun narkoba serta moralitas.

Sebagai pimpinan partai di Tingkat Provinsi Ketua DPD Partai Gerindra Eston Foenay mengatakan dia merasa bangga bahwa hingga kini tidak ada kader Partai Gerindra baik yang duduk di pemerintahan maupun legislatif terlibat dalam tindak pidana korupsi.

Pihaknya berharap agar hal tersebut terus dipertahankan baik untuk masa sekarang maupun di masa yang akan datang.

Kemudian, Eston L Foenay meminta kepada kader Partai Gerindra agar tidak mudah terpancing oleh isu-isu SARA yang dapat memecahbelah persatuan dan kesatuan nasional.

Eston mengatakan, untuk mendapatkan kekuasaan baik di legislatif maupun eksekutif hendaknya dicapai dengan cara-cara yang elegan tentunya melalui mekanisme politik yang telah ditentukan oleh negara yakni Pemilu.

Sementara itu, Koordinator wilayah (Korwil) Flores Partai Gerindra, Kris Rotok meminta kepada kader Partai Gerindra agar tidak mudah terbujuk oleh politik uang yang terkadang dilakukan oleh oknum tertentu guna meraih kekuasaan.

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved