Berita Flores Lembata Alor
Warga Bajawa Sulit Dapat Uang Pecahan Rp 1.000
Uang pecahan Rp 1.000 akhir-akhir ini sulit didapat warga Kota Bajawa saat berbelanja di kios, tokoh bahkan hypermarket
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
Laporan Wartawan Pos Kupang, Teni Jenahas
POS KUPANG.COM, BAJAWA -- Uang pecahan Rp 1.000 akhir-akhir ini sulit didapat warga Kota Bajawa saat berbelanja di kios, tokoh bahkan hypermarket. Warga terkadang kesal karena saat ada pengembalian uang Rp 1.000, pemilik kios, toko selalu menjawab tidak ada.
Uang Rp 1.000 itu diganti dengan barang seperti permen dan korek api.
"Kita susah sekali dapat uang seribu. Kalau kita pi belanja di kios atau di toko, kalau ada kembalian seribu rupiah, mereka jawab tidak ada uang seribu. Kita punya uang seribu tadi diganti dengan permen empat buah. Padahal kita tidak butuh permen, kita butuh uang seribu," kata Andatus Beku dan Petrus Fobia kepada Pos Kupang, Sabtu (14/1/2017). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/mata-uang-rupiah-1_20150827_074642.jpg)