Lakukan Pengrusakan di Asrama Paroki Sta. Maria Fatima Malaka 35 Pelajar Diamankan Polisi

Aparat polsek Malaka Tengah mengamankan 35 pelajar tingkat SMP dan SMA karena melakukan pengrusakkan terhadap asrama paroki Sta. Maria Fatima, Jumat

Lakukan Pengrusakan di Asrama Paroki Sta. Maria Fatima Malaka 35 Pelajar Diamankan Polisi
POS KUPANG/DION KOTA
Nampak ke-35 pelajar yang diduga melakukan pengrusakan terhadap fasilitas asrama paroki Sta. Maria Fatima sedang duduk menerima arahan dari anggota polsek malaka tengah di depan Mapolsek Malaka tengah 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Dion Kota

POS KUPANG.COM, BETUN -- Aparat polsek Malaka Tengah mengamankan 35 pelajar tingkat SMP dan SMA karena melakukan pengrusakan terhadap asrama paroki Sta. Maria Fatima, Jumat (13/1/2016).

Ke-35 siswa ini diduga melakukan pengrusakan  di keluarkan dari asrama karena sering melanggar aturan asrama.

Romo Dekenat Malaka, Edmundus Sako, Pr yang sekaligus kepala asrama mengaku geram dengan tindakan para siswa ini.

Dirinya menceritakan, jika para siswa yang melakukan pengrusakan dikenal sebagai siswa yang nakal.

Para siswa ini sering melanggar aturan sekolah dan asrama. Mulai dari sering tidak mengikuti misa pagi, tidak ikut senam pagi, ketahuan suka keluar malam, miras sampai berjudi.

Karena sering melanggar aturan inilah dirinya dengan berat hati mengeluarkan ke-35 siswa nakal tersebut. Usai dikeluarkan, ke-35 siswa tersebut malah melakukan pengrusakan terhadap fasilitas asrama.

"Saya berpikir kenalan mereka sudah melewati batas oleh sebab itu saya meminta bantuan polisi untuk mengamankan sekaligus memberikan pembinaan kepada para murid yang bersekolah di SMP sabar subur, SMP Kristen, SMA Sinar Pancasila dan SMK Wilibrodus ini," ungkap Romo Edmun.

Terkait kerugian, dikatakan Romo Edmus mencapai 2 juta rupiah. Dirinya meminta pihak orang tua siswa mau mengganti barang yang telah dirusak anak-anaknya. Pasalnya barang tersebut merupakan aset yayasan dan bukan miliknya pribadi.

"Saya minta orang tua para siswa patungan dan mengganti semua fasilitas yang dirusak. Jika tidak ada niat baik dari orang tua kita akan proses lanjut kasus ini," ujarnya dengan nada tegas.

Halaman
12
Penulis: Dion Kota
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved