Joyce Kansil Berkat Tuhan

Salah seorang pejabat di lingkup Pemerintah Kota Kupang yang dilantik di Oriental Restoran Kupang, Senin (9/1/2016) adalah dr. Joyce Kansil.

Editor: Alfred Dama
POS KUPANG/IRA
Joyce Kansil 

POS KUPANG.COM , KUPANG -- Salah seorang pejabat di lingkup Pemerintah Kota Kupang yang dilantik di Oriental Restoran Kupang, Senin (9/1/2016) adalah dr. Joyce Kansil.

Perempuan kelahiran Manado, Sulawesi Utara pada 1 April 1962 ini sebelumnya menjabat Kepala Dinas Sosial Kota Kupang. Saat ini ia dipercayakan menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Joyce juga merupakan satu-satunya ASN perempuan di Pemkot Kupang yang dimutasikan. Kepada Pos Kupang saat pelantikan, ibu dua anak ini mengatakan, pelantikan ini dimaknai sebagai berkat Tuhan yang diberikan. Ia sebagai manusia harus mempertanggungjawabkanya.

Joyce mengatakan, sebagai seorang ASN, kepercayaan yang diberikan saat ini harus dijalankan.

"Bagi saya seorang ASN harus siap menjalankan tugas. di mana pun saya berada. Saya akan tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan," ujar alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado ini.

Bagi Joyce ditempatkan di Dinas Pemberdayaan Perempyan dan Perlindungan Anak bukan hal baru. Pasalnya, sebelum menjadi Kadis Sosial, ia pernah menjadi Kepala Bagian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Di dinas ini, tutur Joyce, ia akan memperjuangkan sesuai isu sekarang yaitu perdagangan orang, terutama tenaga kerja wanita.

Ia juga akan memfokusan pada perlindungan anak, terutama kasus kekerasan terhadap anak.

"Fokus saya adalah bagaimana menurunkan kasus ini, karena Kota Kupang sudah menjadi kota layak anak dan banyak masalah yang berhubungan dengan anak jalanan," katanya.

Dan, lanjut perempuan yang suka berolahraga dan membaca ini, persoalan anak di Kota Kupang sebenarnya bukan menjadi perhatian instansi yang akan dipimpinnya, tetapi semua elemen masyarakat termasuk Dinas Sosial.

Ia akan melanjutkan apa yang sudah diprogramkan oleh Kepala Bagian Pemberdayaan Perempuan sebelumnya. Joyce mengatakan kerja sama dengan LSM sangat penting. Bukan berarti pemerintah tidak peduli, tapi keterbatasan anggaran sehingga perlu kerja sama dengan LSM yang memiliki perhatian khusus bagi kaum perempuan dan anak serta masalah gender.

"Kalau bicara masalah gender, maka kaum laki-laki dan perempuan juga ada di dalam. Terutama orang miskin karena kita tahu bahwa NTT ada di urutan ketiga termiskin di Indonesia," kata Joyce yang mengabdi di Kota Kupang sejak tahun 2000.

Pertama kali bertugas di Kota Kupang ia ditempatkan menjadi Kepala Puskesmas Bakunase. Selanjutnya menjadi Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Kota Kupang. (nia)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved