Rumah Agustinus di Malaka Terbakar
Warga yang berusaha memadamkan api dengan peralatan sederhana dibuat tak berdaya oleh besarnya kobaran api.
POS KUPANG.COM, BETUN- Rabu (4/12/2017) sekitar pukul 13.00 Wita, Maria Yasinta Abuk kaget melihat rumah kakaknya, Agustinus Mau yang berjarak tak sampai 10 meter dari rumahnya terbakar. Kejadian di siang bolong tersebut sontak membuatnya panik.
"Tolong datang dulu rumah kakak saya terbakar ," teriak Maria.
Teriakkan Maria didengar beberapa pemuda dan tetangga yang langsung berdatangan berusaha memadamkan api. Sayangnya pada saat kejadian angin sedang berhembus kencang sehingga si jago merah begitu leluasa melahap bangunan setengah tembok berukuran 6 x 8 meter persegi tersebut.
Warga yang berusaha memadamkan api dengan peralatan sederhana dibuat tak berdaya oleh besarnya kobaran api. Hanya satu speaker, dua periuk dan satu tacu yang bisa diselamatkan dari musibah kebakaran tersebut.
Ivana Yeti Gonda, istri Agustinus mengatakan, sekitar pukul 12.00 Wita, ia pergi ke Dispenduk menyusul suaminya untuk mengurus KTP. Sekitar pukul 14.30 Wita, ia mendapatkan telepon yang menginformasikan jika rumahnya terbakar. Secepat kilat, ia bersama sang suami langsung pulang. Namun sesampai di depan rumah, ia melihat bangunan rumahnya telah habis dilahap si jago merah.
"Pada saat kejadian rumah memang dalam keadaan kosong. Saya dan suami sedang mengurus KTP ke Betun. Kompor juga sudah tidak menyala lagi karena saya sudah selesai memasak. Saya tidak tahu kenapa sampai kebakaran," ujarnya meneteskan air mata.
Pejabat Desa Lakekun Barat, Greogorius Fatin yang langsung meninjau ke lokasi mengatakan, saat ini pihaknya sedang mendata kerugian akibat musibah tersebut. Dirinya juga melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana dan Dinas Sosial guna memperoleh bantuan untuk korban bencana kebakaran tersebut.
"Kita akan usahakan agar korban bencana mendapatkan bantuan guna meringan bebannya," ujar Fatin.
Pantauan Pos Kupang, rumah Agustinus yang terletak di Dusun Solo, Desa Lakekun Barat hangus dilahap si jago merah. Untuk sementara, masyarakat membangun tenda darurat sebagai tempat tinggal sementara Agustinus dan keluarga sambil menunggu bantuan. (din)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/rumah-terbakar_20170105_090832.jpg)