Anda Perlu Kenali Enam Mitos Salah tentang Infeksi Genital Herpes

Para peneliti WHO memperkirakan, ada 3,7 miliar orang di bawah usia 50 terinfeksi HSV-1, yang dikenal sebagai penyebab cold sore

Anda Perlu Kenali Enam Mitos Salah tentang Infeksi Genital Herpes
Ilustrasi 

Jika pengujian dilakukan menurut standar CDC, berarti herpes tidak termasuk di dalamnya. Tes darah untuk herpes hanya memberitahu apakah Anda telah terkena virus atau tidak, kata Dr . Raquel Dardik, MD, profesor kedokteran di NYU Langone's Joan H. Tisch Center for Women's Health.

Itu sebabnya, pengujian herpes tidak dimasukkan ke dalam paket yang diwajibkan ada dalam suatu pemeriksaan infeksi seksual.

Pun jika Anda melakukannya, lalu hasilnya positif, akan menimbulkan berbagai macam pertanyaan seperti kapan, bagaimana dan di mana Anda terinfeksi. Pertanyaan-pertanyaan itu tidak terjawab dalam tes yang Anda lakukan.

Hal-hal rumit lainnya adalah, virus herpes sangat mirip dengan virus yang menyebabkan herpes zoster dan cacar air. Jadi, jika Anda pernah mengalami salah satu di antara keduanya, hal itu bisa mengacaukan hasil pemeriksaan, Dr. Rosser menambahkan.

Jadi bagaimana Anda tahu jika Anda memiliki herpes? Cara terbaik untuk mengetahuinya adalah dengan menunggu sampai Anda memiliki wabah lesi. Jika lesi sudah muncul, dokter dapat melakukan tes pada luka atau lesi untuk menentukan apakah itu memang herpes dan jenis apa yang Anda hadapi.

Mitos: Tanpa wabah yang jelas terlihat, herpes tidak akan menular.

"Ada beberapa hari dalam setahun ketika virus herpes menjadi tidak aktif dan mungkin ditransmisikan tanpa gejala ini," jelas Wyand. Karena itulah, sangat penting bagi kita untuk selalu waspada, termasuk untuk selalu mempraktikkan seks yang aman.

Meski risiko penularan tidak akan pernah menjadi nol, ada beberapa langkah yang Anda dan pasangan dapat lakukan untuk mengurangi risiko penularan, yaitu; menghindari seks selama ada wabah, menggunakan kondom dan melakukan terapi supresif (obat antivirus seperti Valasiklovir) atas petunjuk dokter.

Rosser menambahkan, komunikasi tidak hanya penting untuk memiliki seks yang hebat dengan pasangan, tetapi juga untuk mencegah penyebaran herpes. Jika Anda terinfeksi, jujur dan biarkan pasangan Anda tahu.

Mitos: Saya tidak bisa punya anak jika memiliki herpes.

Halaman
123
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved