Ahmad Dhani Yakin akan ada Sidang Istimewa Tahun 2017

Dhani mendukung pencabutan amandemen UUD 1945. Ia membantah bahwa keinginan itu digolongkan sebagai makar

Ahmad Dhani Yakin akan ada Sidang Istimewa Tahun 2017
KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG
Ahmad Dhani didampingi kuasa hukumnya usai melaporkan Indra Tan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (9/11/2016) 

POS KUPANG.COM, JAKARTA- Ahmad Dhani meyakini akan ada Sidang Istimewa MPR/DPR untuk mengembalikan UUD 1945 sebelum amandemen. Ia menyampaikan ini sebelum diperiksa oleh polisi sebagai saksi Sri Bintang Pamungkas dalam kasus makar, Selasa (20/12/2016).

"Itu sudah sering dilakukan pertemuan untuk kembali ke UUD 45 dan saya yakin tahun 2017 akan ada sidang istimewa untuk kembali ke UUD 45," kata Dhani di Mapolda Metro Jaya.

Dhani menyebut seluruh partai di legilatif sudah menyetujui usulan ini. Hanya PDI-P yang tidak setuju. Menurut Dhani, tak perlu menduduki gedung parlemen untuk mensukseskan agenda ini. Sebab sudah mendapat persetujuan.

"Sudah setuju, DPR sudah setuju silakan tanya ke ketua MPR," ujar Dhani.

Dhani mendukung pencabutan amandemen UUD 1945. Ia membantah bahwa keinginan itu digolongkan sebagai makar.

"Itu lebih baik kita serahkan kepada ahli hukum, jangan tanyakan kepada orang selain ahli hukum tata negara dan ahli hukum pidana," ujarnya. (Baca: Ini Alasan Polisi Tangkap Ahmad Dhani, Ratna Sarumpaet, dan Delapan Orang Lainnya)

Selain sebagai saksi bagi Sri Bintang, Dhani juga disangkakan dengan Pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa. Ia diamankan bersama 10 tokoh lainnya, tujuh di antaranya diduga melakukan upaya makar.

Editor: Ferry Jahang
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved