NTT Prioritaskan Tiga Gerakan Revolusi Mental
Andreas menyebut tentang budaya antre di ruang publik seperti pelabuhan, bandara, rumah sakit dan sebagainya.
Penulis: PosKupang | Editor: Dion DB Putra
POS KUPANG.COM - Akademisi dari Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Andreas Umbu Roga, mengatakan Provinsi NTT prioritaskan tiga gerakan tahun ini yakni Gerakan NTT Tertib, NTT Bersih dan NTT Melayani.
Andreas menggarisbawahi budaya tertib. Tertib dalam segala hal termasuk tertib membawa diri. Secara khusus Andres menekankan tertib di ruang publik. "Terkadang kita tidak tertib dengan diri sendiri dan inilah yang membawa dampak buruk bagi orang lain di sekitar kita," kata Andreas.
Andreas menyebut tentang budaya antre di ruang publik seperti pelabuhan, bandara, rumah sakit dan sebagainya. "Masih saja orang yang tidak mau antre di ruang publik dan mau menang sendiri," katanya. Andreas memberi contoh pengalamannya sendiri ketika hendak berangkat dari Kupang dengan kapal ke suatu daerah di NTT.
"Di pelabuhan, saya dan beberapa teman dosen kaget melihat orang bule (warga negara asing, Red) melompat lewat pagar menuju ke kapal. Mereka tidak salah karena mengikuti orang kita yang lompat pagar pelabuhan," kata Andreas.
Dia juga mengingatkan tentang tertib berlalu lintas, sesuatu yang masih menjadi masalah besar bagi warga NTT pada umumnya. Ketika seseorang tidak tertib di jalan raya, dia tidak hanya merugikan diri sendiri misalnya mengalami kecelakaan. Perbuatannya juga berpeluang mencelakai orang lain.
Itulah sebabnya Andreas mengajak semua pihak untuk berlaku tertib mulai dari hal- hal kecil dan sederhana. Jika semua orang bergerak yang sama secara beraturan maka berdampak positif pada lingkungan sosial yang lebih besar. (nia)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/antre_20161215_170452.jpg)