Nugroho Ajak Veteran Perang Ikut Jaga Perbatasan

para veteran ini sudah teruji nasionalisme dan kecintaannya terhadap tanah air, karena itu ketika bicara soal Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ik

Nugroho Ajak Veteran Perang Ikut Jaga Perbatasan
EDI BAU
BERDIALOG -Komandan Kodim 1605 Belu, Letkol Nurdihin Adi Nugroho berdialog dengan para veteran dalam rangka komunikasi sosial menyongsong Hari Juang Kartika di Markas Veteran KM 16 Atambua, Rabu (14/12/2016). 

POS KUPANG.COM, ATAMBUA-Komandan Kodim 1605 Belu, Letkol Nurdihin Adi Nugroho meminta para veteran perang tahun 1975 dan 1976 di Kabupaten Belu dan Malaka turut aktif menjaga perbatasan RI-RDTL.

Ini dimaksudkan untuk membantu aparat TNI dan Polri mengantisipasi terjadi hal-hal yang merugikan kepentingan negara.

Permintaan ini disampaikan Letkol Nugroho saat berdialog dengan para veteran dalam rangka komunikasi sosial menyongsong Hari Juang Kartika di Markas Veteran KM 16 Atambua, Rabu (14/12/2016).

Acara Komsos bertema Jaga Persatuan dan Kesatuan, jaga Pancasila dan UUD 1945, jaga Bhineka Tunggal Ika dan jaga NKRI, dihadiri Komandan Koramil 1605-06 Halilulik, Sriwidayati, Kapolsek Tasifeto Barat, Bugis Wali serta ratusan anggota veteran se - Kabupaten Belu dan Malaka.

Menurutnya, para veteran ini sudah teruji nasionalisme dan kecintaannya terhadap tanah air, karena itu ketika bicara soal Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI adalah harga mati.

Dirinya hanya meminta agar mereka turut menjaga perbatasan mengingat Kabupaten Belu dan Malaka mulai dari Motaain sampai Motamasin memiliki garis perbatasan dengan RDTL sepanjang 149,1 kilometer. Ini jarak yang tidak bisa dijangkau seluruhnya oleh aparat TNI dan polri.

"Saya ajak bapak-bapak di desa-desa yang berbatasan langsung, tolong sama-sama aktif jaga perbatasan. Caranya, kalau ada informasi yang tidak benar misalnya penyelundupan, silahkan lapor ke pos terdekat seperti pos polisi, pos satgas terdekat. Ini untuk menjaga kedaulatan bangsa," pintanya.

Para veteran juga diminta untuk turut membantu satgas Pamtas RI-RDTL untuk menjaga patok-patok batas negara dan memberitahukan keberadaan patok batas itu kepada anak dan cucu para veteran.

"Meski satgas aktif patroli patok tapi kita juga harus aktif. Beritahukan kepada anak cucu dari bapak-bapak sekalian tentang keberadaan patok batas," ujarnya.

Dandim meminta organisasi veteran di Belu jangan hanya berkumpul tetapi harus dikembangkan adanya usaha bersama untuk meningkatkan kesejahteraan anggota. Misalnya dengan membuka usaha makanan khas Belu atau kerajinan tangan asli Belu.

Halaman
12
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved