Dandim Belu Minta Veteran Perang Tunjukkan Patok Batas Negara Kepada Anak-cucu

Komandan Kodim 1605 Belu, Letkol Nurdihin Adi Nugroho meminta para verteran perang tahun 1975 dan tahun 1976 membantu anggota TNI Satgas Pamtas RI-RDT

Dandim Belu Minta Veteran Perang Tunjukkan Patok Batas Negara Kepada Anak-cucu
POS KUPANG/EDY BAU
Dandim Belu foto bersama Veteran di markas veteran KM 16 Atambua, Rabu (14/12/2016) 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA -- Komandan Kodim 1605 Belu, Letkol Nurdihin Adi Nugroho meminta para verteran perang tahun 1975 dan tahun 1976 membantu anggota TNI Satgas Pamtas RI-RDTL dalma hal penjagaan patok batas negara.

Tak hanya itu, para veteran juga diminta untuk menunjukkan keberadaan patok batas negara kepada anak-cucu agar bisa diketahui dan dijaga bersama.

"Veteran aktif juga menjaga patok batas negara itu. Meski satgas aktif patroli patok tapi kita juga harus aktif. Sampaikan kepada anak-cucu dari bapak-bapak sekalian. Beritahu mereka tentang keberadaan patok batas," pinta Dandim saat berdialog dengan para veteran dalam rangka komunikasi sosial menyongsong Hari Juang kartika di Markas Veteran KM 16 Atambua, Rabu (14/12/2016).

Mengenai perbatasan negara, Dandim mengatakan, garis perbatasan RI-RDTL di Kabuypaten Belu dan Malaka senjang 149,1 kilometer. Penjagaan garis perbatasan ini, lanjutnya, tidak bisa hanya diserahkan kepada satgas pamtas atau aparat keamanan saja tetapi juga kepada seluruh warga masyarakat termasuk veteran.

"Memang ada Satgas Pamtas, ada polisi brimob, kalau kita bergandengan tangan dari Motaain sampai Motamasin tidak cukup karena jumlahnya aparat terbatas. Karena itu,saya ajak bapak-bapak di desa-desa yang berbatasan langsung, tolong sama-sama aktif jaga perbatasan. Caranya, kalau ada informasi yang tidak benar misalnya penyelundupan silahkan lapor ke pos terdekat seperti pos polisi, pos satgas terdekat. Ini untuk menjaga kedaulatan bangsa," ujarnya.*

Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved