DPRD Magetan Kunker ke Kabupaten Kupang

22 Anggota DPRD Magetan, Jawa Timur kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten KUpang.

DPRD Magetan Kunker ke Kabupaten Kupang
ISTIMEWA KUNKER -Sebanyak 22 Anggota DPRD Kabupaten Magetan kunker di Kabupaten Kupang, Selasa (6/12/2016). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Gerardus Manyella

POS KUPANG.COM, KUPANG - Sebanyak 22 orang pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kabupaten Kupang, Selasa (6/12-2016).

Kunker dipimpin Wakil Ketua DPRD, Ali Basri, 22 anggota DPRD Kabupaten Magetan yang tergabung dalam Komisi A dan B, diterima Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang Drs. Hendrik Paut, M.Pd didampingi Asisten III Setda Kabupaten Kupang, Victoria Kanahebi. Beberapa anggota DPRD Magetan yang hadir, diantaranya Ny. Karmini, Heru Yulianto, Sunari, Sutoyo, Sucito, Nahar Mukti, Edi Wurianto, H. Zakaria.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Ali Basri dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih atas sambutan positif Pemerintah Kabupaten Kupang yang menerima kunjungan kerja sekaligus silahturahmi DPRD Kabupaten Magetan.

Diungkapkannya, beberapa agenda yang menjadi tujuan kunker diantaranya soal pemerintahan desa, pengelolaan pelayanan publik, rancangan ruang terbuka hijau yang menjadi bidang Komisi A dan diskusi ranperda perlindungan dan pemberdayaan petani, pengajuan ranperda inisiatif yaitu perlindungan dan pemberdayaan Koperasi dan UMKM.

Dijelaskan Ali, selain 22 anggota DPRD turut hadir sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemkab Magetan, diantaranya Kepala BKD, Kadis Sosial, Kadis Pariwisata, Kabag Pem, Kabag Hukum dan pendamping lainnya yang berjumlah 51 orang. Politisi Partai Demokrat itu berharap, dengan kunjungan ini ada sharring pengalaman antara Pmerintah Kabupaten Kupang dan anggota DPRD Kabupaten Megatan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dijelaskan Ali Basri, jumlah anggota DPRD Kabupaten Magetan sebanyak 45 orang yang merupakan representatif perwakilan dari 700.000 penduduk dari 18 kecamatan, 235 desa/kelurahan.

Dalam siaran pers yang dikirim Humas Setda Kabupaten Kupang, Kamis (8/12/2016), Sekda Hendrik Paut dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan DPRD Magetan sehingga mau berkunjung ke Kabupaten Kupang, sekaligus sharring informasi pembangunan.

Menjawab soal pemerintahan desa, Sekda Paut menjelaskan, salah satu fokus pembangunan ialah desa-desa, dimana Kabupaten Kupang memiliki 160 desa yang telah dialokasikan dana desa rata-rata Rp 1 miliar/tahun dengan harapan mempercepat kemajuan di desa. Terkait pelaksanaan alokasi anggaran disesuaikan dengan potensi yang ada di desa dengan tetap memberikan fungsi kontrol sehingga meminimalisir penyalahgunaan kekuasaan oleh para kades.

Sekda Hendrik Paut juga menjelaskan, Kabupaten Kupang memiliki potensi lahan yang sangat besar bahkan di Provinsi NTT, Kabupaten Kupang memiliki luas wilayah kedua terluas di NTT setelah Sumba Timur, meskipun telah memekarkan 3 DOB, diantaranya Kota Kupang, Kabupaten Rote Ndao dan Sabu Raijua. Potensi lahan yang luas sangat cocok untuk dikembangkan salah satunya melalui program menanam yang digalakkan Pemerintah Kabupaten Kupang.

Ny. Karmini (Anggota Komisi A) DPRD Kabupaten Magetan mengungkapkan, pengelolaan Dana Desa yang besar telah memberikan arti bagi kemajuan pembangunan di desa, namun jika tidak dilakukan secara baik bisa berdampak pada pelanggaran hukum.

KUNKER DPRD MAGETAN -Anggota DPRD Magetan foto bersama Sekda Kabupaten Kupang, Hendrik Paut saat kunker di daerah itu, Selasa (6/12/2016).

Penulis: Gerardus Manyela
Editor: Gerardus Manyela
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved