VIDEO

VIDEO: Lagu Stop Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Kupang

Peringatan Hari Anak Sedunia tahun 2016 dan Kampanye Stop Perdagangan Orang di Kupang, didahului acara menyanyikan lagu stop kekerasan.

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Novemy Leo

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Peringatan Hari Anak Sedunia tahun 2016 dan Kampanye Stop Perdagangan Orang, digelar oleh koalisi hari anak sedunia stop kekerasan terhadap anak dan perdagangan orang NTT, di Taman Nostalgia Kupang, Sabtu (26/11/2016) sore.

Acara yang menghadirkan ratusan pelajar dan masyarakat Kota Kupang ini dibuka dngan bersama-sama menyanyikan lagu Stop kekerasan terhadap Perempuan dan Anak. Semua peserta ikut menyanyi dan melakukan gerakan bersama-sama.

Acara dikemas menarik oleh Lembaga Perlindungan Anak NTT, LBH Yustisia, Canada Fund, Wahana Visi Indonesia, ChildFund, LPMM Kupang, LBH APPIK, Rumah Perempuan, Yayasan Anak Ibu Rentan (yaor) Kupang, forum flobamora's youth Kupang, P2TP2A. Dialog itu melibatkan sejumlah pihak seperti, Ketua Komisi V DPRD NTT, Winston Rondo; Praktisi Hukum, Ester; Ibu Pendeta, Ina, S.Th, dan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Propinsi NTT, Erny Usboko.

Dialog yang dipandu moderator Yana dan Chandra itu menggerakan peserta anak-anak seperti Julio, Alma dan Bela, mengajukan sejumlah pertanyaan. Seperti maraknya pemalsuan identitas KTP calon TKI yang akan bekerja di luar negeri, maraknya kasus kekerasan seksual dan kekerasan fisik yang dilakukan orang dewasa terhadap anak, atau yang dilakukan anak terhadap orangtuanya.

Penulis: omdsmy_novemy_leo
Editor: omdsmy_novemy_leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved