Uang Koin 100 Rupiah Sering Ditolak di Atambua-Belu saat Dipakai Berbelanja

Dalam transaksi sehari-hari, pecahan terkecil ini sering dibuang dan diinjak orang. Terkadang ketika dipakai berbelanja, ada yang menolaknya.

Uang Koin 100 Rupiah Sering Ditolak di Atambua-Belu saat Dipakai Berbelanja
POS KUPANG/EDY BAU
Peserta sosialisasi mata uang rupiah seriung menyimak materi di Hotel Nusantara dua Atambua, Jumat (25/11/2016) 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA -- Uang koin 100 rupiah sering diperlakukan secara tidak layak.

Dalam transaksi sehari-hari, pecahan terkecil ini sering dibuang dan diinjak orang. Terkadang ketika dipakai berbelanja, ada yang menolaknya.

Hal ini diungkapkan Lodofikus Seran, salah satu peserta sosialisasi mata uang rupiah dengan tema pengenalan keaslian uang rupiah dan kewajian penggunaan rupiah di wilayah NKRI di Hotel Nusantara dua Atambua, Jumat (25/11/2016).

Dikatakannya, sebagai warga di perbatasan, ada kecenderungan orang lebih menghargai mata uang asing misalnya dolar, ringgit dan lainnya ketimbang rupiah sendiri.

"Kalau pakai belanja, uang 100 rupiah sering ditolak. Kita lebih bangga kalau pegang dolar," ujarnya.

Dia menyampaikan terimakasih kepada Bank Indonesia, Forum Komunikasi Pemuda Indonesia serta Anggota DPR RI, Ferry Kase yang telah memberikan pemahaman dalma sosialisasi hari itu.

Menanggapi hal ini, pejabat dari BI pusat, Dovan Permana membenarkannya. menurutnya, hal itu bukan saja terjadi di NTT atau Belu secara khusus tetapi hampir di seluruh Indonesia, orang sering menolak koin 100 rupiah.

"Benar di NTT dan seluruh Indonesia. karena itu, tahun 2016 ini ada gerakan peduli koin selain gerakan cinta rupiah. Kami ingin masyarakat tahu bahwa uang koin itu juga berharga. kami juga memfasilitasi yang punya uang koin agar mau menukarkan dengan pecahan lebih besar," ujarnya.*

Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved