Tiga Bulan Berada di Tangerang, Nasib Dua Calon TKW Asal Belu Tak Menentu

Dua warga Atambua, Kabupaten Belu yakni Feby Febiola Kristina Kapiresi dan Dafrosa Moru yang mencoba peruntungan menjadi tenaga kerja wanita di Ibukot

Tiga Bulan Berada di Tangerang, Nasib Dua Calon TKW Asal Belu Tak Menentu
POS KUPANG/ISTIMEWAH
Inilah dua calon TKW asal Atambua, Feby Febiola Kristina Kapiresi dan Dafrosa Moru yang saat ini berada di penampungan perusahaan di Tangerang Selatan. 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA -- Dua warga Atambua, Kabupaten Belu yakni Feby Febiola Kristina Kapiresi dan Dafrosa Moru yang mencoba peruntungan menjadi tenaga kerja wanita di Ibukota Jakarta belum bernasib baik.

Nasib keduanya hingga kini tak menentu. Impian untuk mendapatkan pekerjaan layak dan gaji tinggi hanya mimpi. pasalnya sudah tiga bulan di Jakarta, Febby dan Dafrosa yang direkrut oleh PT.Kartika Citra Mandiri ini masih saja berada di penampungan perusahaan yang beralamat di Tangerang Selatan ini.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Belu, Marthin Naibuti dalam kesempatan dinasnya ke Jakarta menyempatkan diri bertemua dengan dua calon TKW ini.

Kepada Pos Kupang di Kantor DPRD Belu, Kamis (24/11/2016), Martin mengatakan, dirinya mendapat informasi keberadaan dua calon TKW karena dihubungi salah satu TKW itu. Marten lantas mendatangi tempat penampungan dua calon TKW untuk memastikan kebenarannya.

Marten mendapatkan informasi bahwa kedua warga Atambua ini direkrut oleh PT. Kartika Citra Mandiri di Atambua secara resmi dan mengikuti pelatihan di tempat penampungan sejak bulan Agustus 2016 lalu.

Setelah pelatihan selesai, lanjut Martin, mereka harusnya sudah mendapatkan majikan yang datang mencari mereka untuk segera bekerja. Namun hingga tiga bulan berlalu, keduanya belum juga mendapatkan pekerjaan.

"Mereka putus asa karena sudah tiga bulan tidak dapat pekerjaan. Mereka kesulitan keuangan untuk pulang ke Atambua," kata Marthin.

Menurut Marthin, dirinya sudah menghubungi keluarga dari dua calon TKW ini untuk segera memulangkan keduanya. "Kita sudah hubungi keluarganya agar mereka dipulangkan," ujarnya.*

Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved