Calon Kepala Desa Mandeu Raimanus-Belu Sebut Warga Bisa Marah Jika Masalah Pilkades Tidak Tuntas

Salah satu Calon Kepala Desa Raimanus, Yulianus Antonius Tae mempertanyakan tindaklanut dari panitia pemilihan kepala desa tingkat Kabupaten Belu dala

Calon Kepala Desa Mandeu Raimanus-Belu Sebut Warga Bisa Marah Jika Masalah Pilkades Tidak Tuntas
dok
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA -- Salah satu Calon Kepala Desa Raimanus, Yulianus Antonius Tae mempertanyakan tindaklanut dari panitia pemilihan kepala desa tingkat Kabupaten Belu dalam menyelesaikan masalah pilkades desa itu.

Menurutnya, jika masalah itu tidak dituntaskan dan Bupati Belu terpaksa melantik salah satu calon kades maka hal itu bisa memicu kemarahan warga.

Antonius mengatakan itu ketika menghubungi Pos Kupang, Rabu (23/11/2016. Menurutnya, pasca fasilitasi masalah itu di Kantor DPRD Belu pekan lalu, ternyata sampai saat ini belum ada pertemuan klarifikasi apapun dari panitia tingkat kabupaten.
Padahal, lanjutnya, pemerintah sudah berjanji untuk menuntaskan masalah itu.

"Masyarakat Raimanus akan marah , jika tidak ada penyelesaian masalah dan tiba-tiba saja Alo Nahak dilantik," tegasnya.

Menurutnya, sikap tegas pemerintah dalam menuntaskan masalah itu sangat dibutuhkan untuk mengklarifikasi informasi yang berkembang bahwa masalah itu tidak ditindaklanjuti dan Bupati tetap akan melantik calon kepala desa yang memiliki suara terbanyak.

Untuk diketahui, pilkades di Desa Raimanus bermasalah lantaran panitia pilkades tingkat kabupaten membatalkan delapan orang warga untuk menggunakan hak pilihnya pada TPS IV desa itu.

Padahal, delapan warga ini namanya terdaftar sebagai pemilihan dalam DPT dan mendapat undangan mencoblos dari panitia. Akibat dari masalah ini, saksi dari calon kepala desa Antonisu Tae melakukan keberatan dan meminta dilakukannya pemilihan ulang di TPS IV.

Wakil Bupati Belu, JT. Ose Luan yang turun melakukan klarifikasi pada tanggal 14 Oktober 2016 lantas meminta kotak suara untuk TPS IV dititipkan di polisi sampai masalah itu tuntas.*

Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved