Fisik Bangunan Kantor Gubernur NTT Sudah 96 Persen Rampung, Prasasti Siap Ditandatangani Jokowi

Fisik bangunan Kantor Gubernur NTT di Jalan El Tari Kupang, saat ini sudah mencapai 96 persen dan dipastikan sebelum tanggal 10 Desember 2016 sudah da

Fisik Bangunan Kantor Gubernur NTT Sudah 96 Persen Rampung, Prasasti Siap Ditandatangani Jokowi
obi lewanmeru
BELAKANG -Inilah Gedung Kantor Gubernur NTT yang sementara dibangun. Gambar diabadikan, Rabu (20/4/2016). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Hayon

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Fisik bangunan Kantor Gubernur NTT di Jalan El Tari Kupang, saat ini sudah mencapai 96 persen dan dipastikan sebelum tanggal 10 Desember 2016 sudah dapat diselesaikan.

Direncanakan prasastinya akan ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat melakukan kunjungan ke NTT dalam rangka Hari Nusantara tingkat nasional yang dipusatkan di Lembata tanggal 13 Desember mendatang.

Kepala Biro Umum Setda NTT, Drs. Zakarias Moruk ketika ditemui Pos Kupang di ruang kerjanya, Selasa (22/11/2016) menjelaskan, pengerjaan proyek gedung Kantor Gubernur NTT ini diselesaikan lebih cepat dari rencana semula.

Seluruh bangunan perkantoran sudah selesai dibangun tinggal latar depan berupa Sasando tinggal bagian timur dan dipastikan sebelum tanggal 10 Desember sudah dapat terselesaikan. Saat ini kemajuan fisik sudah mencapai 96 persen termasuk penataan taman bagian depan dari gedung perkantoran itu.

"Sebelum penandatanganan prasasti oleh Presiden Jokowi tanggal 13 Desember, semua sudah beres. Sekarang ini tinggal latar sasando bagian timur. Selain itu, tinggal melengkapi bagian dalam yang masih belum beres sehingga pada saat penandatanganan prasasti sudah 100 persen," jelasnya.

Menurutnya, setelah penandatangan prasasti oleh Presiden Jokowi, seluruh perangkat yang selama ini melaksanakan tugas di gedung kantor gubernur di Naikolan, akan segera digeser ke gedung kantor yang baru.

Kantor gubernur di Naikolan akan diisi satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang selama ini tempat kerjanya terpencar-pencar. Seluruh SKPD akan dikonsentrasikan di gedung kantor gubernur di Naikolan.

"Kan ada gedung kantor yang kondisinya sudah tidak layak. Ada juga yang jaraknya jauh, makanya kita pindahkan semua ke gedung yang sekarang (di Naikolan, Red)," ujarnya.*

Penulis: Edy Hayong
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved