Senyum Marsiyani Penyulut Mimpi Anak TKI di Tapal Batas

Puluhan siswa SD Filial 009 Sekapal tersebut duduk rapi berderet di bangku baru dari kayu yang catnya masih terlihat basah di beberapa bagian.

Senyum Marsiyani Penyulut Mimpi Anak TKI di Tapal Batas
Kontributor Nunukan, Sukoco

POS KUPANG.COM, NUNUKAN --Senyum Marsiyani (31) mengembang melihat 48 anak didiknya bersemangat mengibarkan bendera kertas yang mereka pegang. Hari ini siswa sekolah di wilayah perbatasan tersebut bisa tersenyum menyambut rombongan dari Sargas Pamtas, Baznas, dan rombongan dari Bank Muamalat yang berkunjung ke sekolah mereka.

Puluhan siswa SD Filial 009 Sekapal tersebut duduk rapi berderet di bangku baru dari kayu yang catnya masih terlihat basah di beberapa bagian.

Beberapa siswa kelas satu telihat memilih berada di ruang kelasnya yang berdinding kayu separuh dengan ruang kelas tanpa pintu.

Mereka asyik melompat lompat di atas pola kotak-kotak yang mereka buat di lantai tanah ruang kelas mereka. Ada 3 bangunan ruang kelas yang yang sama sama berdinding kayu.

Tiga ruang kelas tersebut merupakan cikal bakal sekolah Filial SD 009 Sekapal.

“Ini dulunya bekas kantor proyek jalan trans Kalimantan Utara. Karena anak anka disini sekolahnya dikolong rumah dan kantor ini tidak terpakai, maka kita fungsikan sebagai sekolah,” ujar Marsiyani Kamis (17/11/2016).

Pertama kali mengumpulkan anak-anak eks TKI deportasi dari Malaysia yang bekerja di kebun kebun sawit milik warga di Sekapal, Marsiyani mengaku menerima 38 siswa mulai dari kelas 1 hingga kelas 4.

Tidak mudah mengaja 38 siswa ditingkat jenjang yang berbeda yang ditempatkan di 3 ruang kelas secara bersamaan. Ruang kelas yang tak berdinding malah memberikan kemudahan kepada Marsiyani untuk berpindah kelas memberikan pelajaran kepada 4 kelas secara bersamaan.

“Dulu kelas ini hanya berdinding papan bagian belakang saja, itupun sebatas pinggang dindingnya. Bagian depan malah tak ada dindingnya,” ucap Marsiyani.

Setelah berjuang hampir 10 tahun mengajar sendirian, Marsiyani akhirnya mendapat bantuan tenaga mengajar dari Satuan Tugas Pengamanan Wilayah Perbatasan yang bertugas di Kecamatan Seimenggaris.

Halaman
1234
Editor: Hyeron Modo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved